Bandarlampung (ANTARA) -  

Bakal calon wali kota Bandarlampung Ike Edwin menyebutkan bahwa keseriusannya ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 karena ingin mengabdi di kota kelahirannya serta menjadikannya lebih baik lagi.

"Kami ingin berdemokrasi, berjuang, dan berkarya agar bisa melakukan pengabdian dan berbuat terbaik untuk Bandarlampung," kata mantan Kapolda Lampung itu, di Bandarlampung, Minggu.

Ia pun meyakini bila terpilih menjadi wali kota Bandarlampung mampu membuat ibu kota Provinsi Lampung tersebut lebih bermartabat dan dikenal lebih luas lagi sebab beliau sudah pernah bertugas di berbagai daerah.

Selain alasan itu, Dang Ike sapaan akrabnya menjelaskan bahwa sebagai putra daerah dirinya terpanggil untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dan kotanya.

Ia mengatakan bahwa tujuannya tersebut mendapat dukungan dari dr Zam Zanariah yang saat ini berdampingan dengannya untuk berjuang di kontestasi pilkada serentak 2020.

"Kami telah melakukan pengumpulan KTP sebanyak 60.000 tapi kita serahkan ke KPU Bandarlampung sekitar 51.000," kata dia.

Di sisi lain Ike Edwin menjelaskan, kenapa pihaknya tidak mencalonkan dari jalur partai politik sebab dirinya mendapatkan dukungan dari pihak keluarga dan teman-temannya yang ingin beliau mendaftarkan dengan jalur perseorangan.

"Tidak apa-apa pakai jalur independen ataupun dengan partai pada intinya sama-sama menyalurkan aspirasi politik dan demokrasi," kata dia.

Namun, kata dia, pihaknya pun tetap menjalankan komunikasi dengan partai politik untuk sama-sama membangun Bandarlampung lebih baik lagi.

"Janji saya bila jadi, Bandarlampung lebih baik dan mendunia karena saya sudah cukup pengalaman memimpin," kata dia.

Pantauan di lokasi, calon wali kota dan wakil wali kota Bandarlampung Ike Edwin bersama dr Zam Zanariah mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung, untuk menyerahkan berkas dukungan sebagai syarat pencalonan melalui jalur independen dengan menggunakan gerobak sapi dan diringi puluhan pencinta sepeda ontel serta Bentor.

Sampai di kantor KPU Kota Bandarlampung, mereka disambut oleh para pendukungnya dengan tarian Sigeh Pengunten dan prosesi adat berjalan di atas nampan. Kemudian mereka menyerah bok yang berisikan berkas dukungan dari 126 kelurahan.


Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2024