Mie Selada beragam warna, inovasi mie sehat Lampung
Sabtu, 8 Februari 2020 11:33 WIB
Mie hitam salah satu menu inovasi mie sehat di Bandarlampung, Bandarlampung, Sabtu 08/02/2020 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Bandar Lampung (ANTARA) - Kini beragam makanan sehat menjadi menu pilihan masyarakat, salah satunya muncul inovasi mie sehat di Bandarlampung.
Mie Selada salah satu kedai mie di Bandarlampung menyediakan hidangan mie sehat beragam warna dengan kualitas premium.
"Motivasi awal mendirikan usaha ini karena kecintaan keluarga kami akan mie, serta sayur sehingga kami ingin memperkenalkan hidangan mie yang sehat bagi masyarakat, " ujar pemilik kedai mie Riska Chandra, di Bandarlampung, Sabtu.
Menurutnya, usaha yang ia geluti sejak tahun 2012 berfokus menyediakan hidangan mie sehat dengan kualitas premium sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup sehat.
"Kami menggunakan bahan lokal dengan kualitas premium, dimana semua di olah secara home made, dengan bahan yang sehat dan ramah lingkungan, sebab tidak hanya pelanggan yang mengkonsumsi namun saya beserta keluarga pun mengkonsumsi mie ini, " katanya.
Mie Selada menghidangkan beragam menu mie dengan beraneka warna, yang di olah menggunakan pewarna alami, tanpa menggunakan pengawet.
"Di sini sesuai namanya Mie Selada, jadi kami selalu menyediakan selada segar beserta empat jenis topping daging, jamur serta taoge di dalam mangkok, dan menu yang tersedia ada mie hitam, hijau, kuning, biru, ungu, merah, " katanya.
Ia menjelaskan, semua pewarna yang digunakan menggunakan pewarna alami, yaitu buah bit untuk mendapatkan warna merah, bunga telang mendapatkan warna biru, tinta cumi warna hitam, buah naga mendapatkan warna ungu, kuning telur untuk warna kuning, serta warna hijau di dapat dari daun selada.
"Untuk satu porsi mie di jual Rp23.000 sedikit agak mahal dari mie biasa, namun semua terjamin kualitasnya sebab, kami tidak menggunakan abu dalam membuat mie, dan untuk menghasilkan warna pada mie seperti mie hitam kami menggunakan tinta cumi-cumi sebab Lampung kaya akan cumi, " katanya.
Menurutnya, kuliner sehat miliknya mendapat respon positif dari masyarakat, yang terlihat dari ramainya pengunjung yang datang terlebih saat akhir pekan.
"Dalam sehari bisa sampai sepuluh pelanggan, paling ramai saat akhir pekan, serta melalui pesanan online dan rata-rata pelanggan mengeluarkan uang hingga Rp30.000 bahkan lebih untuk mencicipi mie sehat beragam warna, " ujarnya.
Baca juga: Boba kuliner kekinian masih digemari masyarakat Lampung
Mie Selada salah satu kedai mie di Bandarlampung menyediakan hidangan mie sehat beragam warna dengan kualitas premium.
"Motivasi awal mendirikan usaha ini karena kecintaan keluarga kami akan mie, serta sayur sehingga kami ingin memperkenalkan hidangan mie yang sehat bagi masyarakat, " ujar pemilik kedai mie Riska Chandra, di Bandarlampung, Sabtu.
Menurutnya, usaha yang ia geluti sejak tahun 2012 berfokus menyediakan hidangan mie sehat dengan kualitas premium sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup sehat.
"Kami menggunakan bahan lokal dengan kualitas premium, dimana semua di olah secara home made, dengan bahan yang sehat dan ramah lingkungan, sebab tidak hanya pelanggan yang mengkonsumsi namun saya beserta keluarga pun mengkonsumsi mie ini, " katanya.
Mie Selada menghidangkan beragam menu mie dengan beraneka warna, yang di olah menggunakan pewarna alami, tanpa menggunakan pengawet.
"Di sini sesuai namanya Mie Selada, jadi kami selalu menyediakan selada segar beserta empat jenis topping daging, jamur serta taoge di dalam mangkok, dan menu yang tersedia ada mie hitam, hijau, kuning, biru, ungu, merah, " katanya.
Ia menjelaskan, semua pewarna yang digunakan menggunakan pewarna alami, yaitu buah bit untuk mendapatkan warna merah, bunga telang mendapatkan warna biru, tinta cumi warna hitam, buah naga mendapatkan warna ungu, kuning telur untuk warna kuning, serta warna hijau di dapat dari daun selada.
"Untuk satu porsi mie di jual Rp23.000 sedikit agak mahal dari mie biasa, namun semua terjamin kualitasnya sebab, kami tidak menggunakan abu dalam membuat mie, dan untuk menghasilkan warna pada mie seperti mie hitam kami menggunakan tinta cumi-cumi sebab Lampung kaya akan cumi, " katanya.
Menurutnya, kuliner sehat miliknya mendapat respon positif dari masyarakat, yang terlihat dari ramainya pengunjung yang datang terlebih saat akhir pekan.
"Dalam sehari bisa sampai sepuluh pelanggan, paling ramai saat akhir pekan, serta melalui pesanan online dan rata-rata pelanggan mengeluarkan uang hingga Rp30.000 bahkan lebih untuk mencicipi mie sehat beragam warna, " ujarnya.
Baca juga: Boba kuliner kekinian masih digemari masyarakat Lampung
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Lampung Barat tegaskan komitmen untuk jaga lingkungan bebas sampah
14 February 2026 20:40 WIB
Dompet Dhuafa-PT Pagatan Usaha Makmur hadirkan kawasan sehat di pedalaman Kalimantan Tengah
22 December 2025 8:20 WIB
Udara Jakarta pada Selasa ini tercatat tak sehat, pakai masker saat di luar rumah
07 October 2025 7:29 WIB
Dinkes Bandarlampung: Hidup bersih jadi kunci cegah infeksi cacing pada anak
28 August 2025 17:24 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Aston Lampung City Hotel hadirkan promo "All You Can Eat" sasar pecinta kuliner
26 February 2026 13:33 WIB
Arte Hotel Bandar Lampung hadirkan paket berbuka "Blessings of Ramadan Bliss"
17 February 2026 18:08 WIB
Golden Tulip Springhill hadirkan "Jakarta Iftar Night" untuk pengalaman berbuka tematik
16 February 2026 17:36 WIB
Akar Hotel dan Resort gelar "seasson of test" menu spesial Imlek dan Ramadan
31 January 2026 6:11 WIB
Iftar Ramadhan di Emersia Hotel dan Resort hanya Rp245.000 bisa makan sepuasnya
11 March 2025 8:46 WIB, 2025