Agnez Mo menegaskan diri sebagai nasionalis
Sabtu, 30 November 2019 6:40 WIB
Agnez Mo saat melakukan wawancara oleh Kevan Kenney di kanal BUILD Series. Tangkapan Layar Youtube/BUILD Series (Tangkapan layar YouTube/BUILD SERIES)
Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Agnes Monica yang kini lebih dikenal dengan nama Agnez Mo menegaskan dirinya adalah seorang nasionalis.
"Semua orang tahu kalau saya nasionalis.. kalau kita mau ngomong masalah nasionalis, definisi nasionalis sekarang itu apa?" kata Agnez Mo dalam wawancara bersama Deddy Corbuzier yang ditayangkan di saluran YouTube Deddy, pada Jumat (29/11) malam.
Agnez juga mencontohkan, dalam wawancaranya dengan Kevan Kenney beberapa waktu lalu itu, dia tidak menyebut Indonesia dan orang Indonesia sebagai "mereka", tetapi "kami" yang menunjukkan betapa dia merasa memiliki Indonesia.
"Saya menjelaskan bahwa Indonesia punya 18.000-an pulau dan di setiap pulau kami punya bahasa sendiri, kami punya baju adat sendiri..," katanya.
Meski demikian, pelantun "Long As I Get Paid" itu mengaku sedih setelah potongan klip wawancaranya menjadi viral dan disalahartikan.
"Ini melukai saya karena ini sangat personal... sedih pasti ada, kok ada orang yang punya hati memelintir kata-kata untuk keuntungan mereka sendiri. Buat saya, itu jahat. Tapi, saya selalu belajar apa yang mereka lakukan itu menunjukkan kepribadian mereka sesungguhnya," kata Agnez Mo yang lantas mengatakan dia sudah memaafkan orang-orang yang sudah sengaja memotong klip wawancaranya dan memelintirnya.
Agnez Mo bahkan mengaku tidak marah dan kecewa. "Enggak, karena banyak banget orang yang mendukung saya. Jangan sampai ada segelintir orang yang entah punya niat apa, bisa merebut Indonesia dari saya," kata penyanyi berusia 33 tahun itu.
Agnez justru senang wawancaranya menjadi pembicaraan hangat karena pada akhirnya bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat mulai dari pemaknaan nasionalisme sampai etika bermedia sosial.
"Jadi walaupun saya sedih, tapi ini sebenarnya membuat pembicaraan yang mengedukasi yang diperlukan, kalau di sebuah keluarga kan dibutuhkan yang namanya pembicaraan kan?... Jadi lain kali, kita tidak langsung menghakimi, enggak langsung nyomot satu terus dimaknai di luar konteks," katanya.
Sebelumnya, penyanyi kelahiran Jakarta itu menghebohkan media sosial karena dalam cuplikan klip wawancara dengan Kevan Kenney pada acara Build di New York City, Amerika Serikat, Agnez mengaku tidak memiliki keturunan darah Indonesia.
"Saat itu konteksnya, Kevan bertanya kok secara penampilan, saya beda... Artinya secara visual, secara penampilan saya beda. Makanya saya jelasin, karena itu saya tidak punya garis keturunan orang Indonesia," kata Agnez.
"Semua orang tahu kalau saya nasionalis.. kalau kita mau ngomong masalah nasionalis, definisi nasionalis sekarang itu apa?" kata Agnez Mo dalam wawancara bersama Deddy Corbuzier yang ditayangkan di saluran YouTube Deddy, pada Jumat (29/11) malam.
Agnez juga mencontohkan, dalam wawancaranya dengan Kevan Kenney beberapa waktu lalu itu, dia tidak menyebut Indonesia dan orang Indonesia sebagai "mereka", tetapi "kami" yang menunjukkan betapa dia merasa memiliki Indonesia.
"Saya menjelaskan bahwa Indonesia punya 18.000-an pulau dan di setiap pulau kami punya bahasa sendiri, kami punya baju adat sendiri..," katanya.
Meski demikian, pelantun "Long As I Get Paid" itu mengaku sedih setelah potongan klip wawancaranya menjadi viral dan disalahartikan.
"Ini melukai saya karena ini sangat personal... sedih pasti ada, kok ada orang yang punya hati memelintir kata-kata untuk keuntungan mereka sendiri. Buat saya, itu jahat. Tapi, saya selalu belajar apa yang mereka lakukan itu menunjukkan kepribadian mereka sesungguhnya," kata Agnez Mo yang lantas mengatakan dia sudah memaafkan orang-orang yang sudah sengaja memotong klip wawancaranya dan memelintirnya.
Agnez Mo bahkan mengaku tidak marah dan kecewa. "Enggak, karena banyak banget orang yang mendukung saya. Jangan sampai ada segelintir orang yang entah punya niat apa, bisa merebut Indonesia dari saya," kata penyanyi berusia 33 tahun itu.
Agnez justru senang wawancaranya menjadi pembicaraan hangat karena pada akhirnya bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat mulai dari pemaknaan nasionalisme sampai etika bermedia sosial.
"Jadi walaupun saya sedih, tapi ini sebenarnya membuat pembicaraan yang mengedukasi yang diperlukan, kalau di sebuah keluarga kan dibutuhkan yang namanya pembicaraan kan?... Jadi lain kali, kita tidak langsung menghakimi, enggak langsung nyomot satu terus dimaknai di luar konteks," katanya.
Sebelumnya, penyanyi kelahiran Jakarta itu menghebohkan media sosial karena dalam cuplikan klip wawancara dengan Kevan Kenney pada acara Build di New York City, Amerika Serikat, Agnez mengaku tidak memiliki keturunan darah Indonesia.
"Saat itu konteksnya, Kevan bertanya kok secara penampilan, saya beda... Artinya secara visual, secara penampilan saya beda. Makanya saya jelasin, karena itu saya tidak punya garis keturunan orang Indonesia," kata Agnez.
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih Liverpool tak khawatir dengan situasi Arnold,Van Dijk dan Mo Salah
28 December 2024 5:30 WIB, 2024
Pencetak gol Liga Inggris: Mo Salah memimpin, Haaland dan Palmer membayangi
25 December 2024 10:04 WIB, 2024
Terpopuler - Musik dan Film
Lihat Juga
Paul McCartney ungkap rencana pensiun usai The Beatles bubar pada 1970
23 March 2023 22:25 WIB, 2023
Indonesia raih empat penghargaan utama dari Festival Film Pariwisata Jepang
17 March 2023 22:10 WIB, 2023
Konser 30 tahun Dewa 19 bisa disaksikan ulang secara streaming lewat Video Legend TV
10 March 2023 11:31 WIB, 2023
Wajah "Goodfather of Broken Heart" Didi Kempot tampil di Google Doodle
26 February 2023 10:07 WIB, 2023
Debut film "Ant-Man 3" diharapkan bisa tembus Rp3,8 triliun di box office secara global
15 February 2023 9:37 WIB, 2023