Dispar Sumbar nyatakan Brunei pasar potensial bagi wisata halal
Jumat, 29 November 2019 6:21 WIB
Wisatawan asal Brunei Darussalam saat diundang Famtrip ke Sumatera Barat. (ANTARA/ Ist)
Padang (ANTARA) - Negara jiran Brunei Darussalam bisa menjadi pasar potensial untuk paket wisata halal Sumatera Barat karena karakter wisatawannya yang tidak mau meninggalkan ibadah saat berwisata, kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial.
"Sumbar selain memiliki potensi destinasi, kuliner, dan budaya yang luar biasa juga memiliki masjid dan mushalla di semua daerah. Ini menjadi daya tarik bagi wisatawan Brunei," kata dia di Padang, Kamis.
Karakter wisatawan Brunei itu, kata dia, cocok dengan konsep wisata halal yang sedang dikembangkan Sumbar. Akses untuk beribadah hingga kuliner yang higienis tersedia dengan baik sehingga wisatawan bisa terlayani dengan baik.
Berdasarkan evaluasi kegiatan Famtrip KBRI Bandar Seri Begawan 24-27 November 2019 yang membawa 10 orang masing-masing empat travel agen, dua orang selegram dan dua media, wisatawan Brunei juga sangat suka belanja.
"Mereka belanja pada banyak kesempatan. Ini adalah karakter wisatawan yang sangat ideal karena akan berdampak secara langsung pada masyarakat," kata Novrial.
Baca juga: Perda Wisata Halal Sumbar ditarget selesai 2020, payung hukum wisata ramah muslim
Membawa travel agen, "influencer", dan media massa dari negara tertentu ke Sumbar merupakan salah satu program Dinas Pariwisata untuk mempromosikan potensi wisata daerah dengan tujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Hendri Agung Indrianto mengatakan saat malam penutupan acara terkait dengan kepariwisataan di daerah itu, para wisatawan asal Brunei memuji keindahan alam dan kenikmatan kuliner di Sumbar.
Selama ini, kata dia, mereka ternyata tidak mengetahui tentang Sumbar. Masyarakat Brunei hanya familiar dengan Bali dan Yogyakarta.
"Setelah berkunjung ke Sumbar, mereka menilai ini adalah tempat wisata yang paling cocok dengan wisatawan Brunei yang tidak ingin meninggalkan ibadah saat wisata," katanya.
Baca juga: Aceh perlu perbanyak sertifikasi wujudkan wisata halal
Agung optimistis ke depan jumlah wisatawan Brunei ke Sumbar akan semakin banyak, seperti halnya wisatawan Malaysia yang selama ini mendominasi.
"Informasinya sudah ada travel agen yang memesan mobil untuk perjalanan di Sumbar pada Maret 2020," ujarnya.
"Sumbar selain memiliki potensi destinasi, kuliner, dan budaya yang luar biasa juga memiliki masjid dan mushalla di semua daerah. Ini menjadi daya tarik bagi wisatawan Brunei," kata dia di Padang, Kamis.
Karakter wisatawan Brunei itu, kata dia, cocok dengan konsep wisata halal yang sedang dikembangkan Sumbar. Akses untuk beribadah hingga kuliner yang higienis tersedia dengan baik sehingga wisatawan bisa terlayani dengan baik.
Berdasarkan evaluasi kegiatan Famtrip KBRI Bandar Seri Begawan 24-27 November 2019 yang membawa 10 orang masing-masing empat travel agen, dua orang selegram dan dua media, wisatawan Brunei juga sangat suka belanja.
"Mereka belanja pada banyak kesempatan. Ini adalah karakter wisatawan yang sangat ideal karena akan berdampak secara langsung pada masyarakat," kata Novrial.
Baca juga: Perda Wisata Halal Sumbar ditarget selesai 2020, payung hukum wisata ramah muslim
Membawa travel agen, "influencer", dan media massa dari negara tertentu ke Sumbar merupakan salah satu program Dinas Pariwisata untuk mempromosikan potensi wisata daerah dengan tujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Hendri Agung Indrianto mengatakan saat malam penutupan acara terkait dengan kepariwisataan di daerah itu, para wisatawan asal Brunei memuji keindahan alam dan kenikmatan kuliner di Sumbar.
Selama ini, kata dia, mereka ternyata tidak mengetahui tentang Sumbar. Masyarakat Brunei hanya familiar dengan Bali dan Yogyakarta.
"Setelah berkunjung ke Sumbar, mereka menilai ini adalah tempat wisata yang paling cocok dengan wisatawan Brunei yang tidak ingin meninggalkan ibadah saat wisata," katanya.
Baca juga: Aceh perlu perbanyak sertifikasi wujudkan wisata halal
Agung optimistis ke depan jumlah wisatawan Brunei ke Sumbar akan semakin banyak, seperti halnya wisatawan Malaysia yang selama ini mendominasi.
"Informasinya sudah ada travel agen yang memesan mobil untuk perjalanan di Sumbar pada Maret 2020," ujarnya.
Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022