Perompak mencuri uang tunai dan sepatu dari kapal barang Korea
Selasa, 23 Juli 2019 5:46 WIB
Ilustrasi: Pasukan khusus Angkatan Laut Korea Selatan bersiap dalam operasi penyelamatan awak kapal di kapal Samho Samho Jewelry di Laut Arab, 21 Januari 2011. (ANTARA/REUTERS/South Korean Na)
Seoul/Singapura (ANTARA) - Kawanan perompak menyerang kapal barang berbendera Korea Selatan di Laut China Selatan pada Senin dini hari, mencuri uang tunai ribuan dolar dan bahkan sepatu-sepatu para pelaut, kata pihak berwenang Korea.
Dua orang mengalami luka ringan saat tujuh orang perompak naik ke kapal CK Bluebell dan merampok uang 13.000 dolar AS (sekitar Rp181 juta) serta bermacam barang, termasuk telepon genggam, pakaian dan sepatu milik 22 anak buah kapal, menurut pejabat pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea.
Peristiwa ini terjadi di Selat Singapura, jalur pelayaran laut yang sibuk yang menghubungkan Singapura, Malaysia dan Indonesia,kantor berita Korea, Yonhap melaporkan.
Perompakan di jalur pelayaran strategis sudah jarang terjadi pada tahun-tahun belakangan sehubungan dengan kebijakan yang lebih ketat.
Kapal barang CK Bluebell bertolak dari pelabuhan Singapura pada Sabtu siang, menuju pelabuhan Incheon di Korea Selatan, menurut data pelacak pelayaran Refinitiv Eikon.
Polisi Singapura, yang mengelola penjagaan pantai, serta Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura belum memberikan komentar menyangkut kejadian itu.
Pihak berwenang Korea mengatakan kapal tersebut setelah mengalami perampokan melanjutkan pelayaran dengan normal.
Pada Juli, Kementerian Perhubungan China meningkatkan rekomendasi keamanan bagi kapal-kapal China yang mendekati Selat Malaka, di antara Semenanjung Melayu dan Pulau Sumatra di Indonesia.
Seorang pejabat China menolak menyebutkan alasan yang lebih jelas mengenai peningkatan keamanan baru tersebut dan hanya mengatakan bahwa keputusan itu merupakan hasil penelitian dengan mempertimbangkan berbagai faktor.
Sumber: Reuters
Dua orang mengalami luka ringan saat tujuh orang perompak naik ke kapal CK Bluebell dan merampok uang 13.000 dolar AS (sekitar Rp181 juta) serta bermacam barang, termasuk telepon genggam, pakaian dan sepatu milik 22 anak buah kapal, menurut pejabat pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea.
Peristiwa ini terjadi di Selat Singapura, jalur pelayaran laut yang sibuk yang menghubungkan Singapura, Malaysia dan Indonesia,kantor berita Korea, Yonhap melaporkan.
Perompakan di jalur pelayaran strategis sudah jarang terjadi pada tahun-tahun belakangan sehubungan dengan kebijakan yang lebih ketat.
Kapal barang CK Bluebell bertolak dari pelabuhan Singapura pada Sabtu siang, menuju pelabuhan Incheon di Korea Selatan, menurut data pelacak pelayaran Refinitiv Eikon.
Polisi Singapura, yang mengelola penjagaan pantai, serta Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura belum memberikan komentar menyangkut kejadian itu.
Pihak berwenang Korea mengatakan kapal tersebut setelah mengalami perampokan melanjutkan pelayaran dengan normal.
Pada Juli, Kementerian Perhubungan China meningkatkan rekomendasi keamanan bagi kapal-kapal China yang mendekati Selat Malaka, di antara Semenanjung Melayu dan Pulau Sumatra di Indonesia.
Seorang pejabat China menolak menyebutkan alasan yang lebih jelas mengenai peningkatan keamanan baru tersebut dan hanya mengatakan bahwa keputusan itu merupakan hasil penelitian dengan mempertimbangkan berbagai faktor.
Sumber: Reuters
Pewarta : Maria D Andriana
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB