Ini aturan bermain gawai untuk balita
Jumat, 28 Juni 2019 21:30 WIB
Ilustrasi - Anak-anak bermain gawai. (ANTARA FOTO/ Dewi Fajriani)
Bogor (ANTARA) - Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Soedjatmiko, mengatakan anak di bawah usia lima tahun (balita) diperbolehkan memainkan gawai dengan durasi tidak lebih dari satu jam dalam sehari.
"Studi menujukkan satu jam (memainkan gawai) untuk anak di bawah usia lima tahun. Tetapi sebaiknya dibagi waktunya, misalnya pagi 15 menit, siang 20 menit, lalu malam hari," kata Soedjatmiko di Bogor, Jumat.
Baca juga: Di depan anak Sandra Dewi tak gunakan gawai
Mengutip American Academy of Pediatrics, Soedjatmiko mengatakan tidak ada dampak negatif secara medis jika anak memainkan gawai kurang dari sejam per hari.
Dalam penelitian dengan objek tikus itu, bahaya radiasi gawai terutama ponsel terjadi pada tikus yang terpapar gawai selama sembilan jam per hari, tujuh hari dalam seminggu, selama dua tahun.
Selain memperhatikan durasi, Soedjatmiko juga menyarankan orang tua agar menemani anak mereka saat memainkan gawai.
Baca juga: Kata psikolog orangtua perlu lakukan "Detoks" gawai
"Anak boleh bermain dengan gawainya, asal interaktif. Jangan biarkan anak bermain sendirian. Sebaiknya, awasi jangan sampai bermain gawai sampai interaksi sosial rendah," katanya.
Baca juga: Jangan merasa anak aman gunakan gawai
"Studi menujukkan satu jam (memainkan gawai) untuk anak di bawah usia lima tahun. Tetapi sebaiknya dibagi waktunya, misalnya pagi 15 menit, siang 20 menit, lalu malam hari," kata Soedjatmiko di Bogor, Jumat.
Baca juga: Di depan anak Sandra Dewi tak gunakan gawai
Mengutip American Academy of Pediatrics, Soedjatmiko mengatakan tidak ada dampak negatif secara medis jika anak memainkan gawai kurang dari sejam per hari.
Dalam penelitian dengan objek tikus itu, bahaya radiasi gawai terutama ponsel terjadi pada tikus yang terpapar gawai selama sembilan jam per hari, tujuh hari dalam seminggu, selama dua tahun.
Selain memperhatikan durasi, Soedjatmiko juga menyarankan orang tua agar menemani anak mereka saat memainkan gawai.
Baca juga: Kata psikolog orangtua perlu lakukan "Detoks" gawai
"Anak boleh bermain dengan gawainya, asal interaktif. Jangan biarkan anak bermain sendirian. Sebaiknya, awasi jangan sampai bermain gawai sampai interaksi sosial rendah," katanya.
Baca juga: Jangan merasa anak aman gunakan gawai
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
AS Roma lolos langsung 16 besar meski bermain imbang 1-1 kontra Panathinaikos
30 January 2026 6:40 WIB
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
OPPO A6 Pro bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti powerbank
07 October 2025 19:55 WIB
Samsung debutkan Galaxy Tab S10 Lite secara global, yang diperkaya dengan fitur AI
12 September 2025 12:41 WIB