Menhan : Jaga persatuan bangsa
Kamis, 27 Juni 2019 12:48 WIB
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu saat memberikan sambutan dalam acara "Rekat Anak Bangsa Menuju Indonesia Sejuk", di Jakarta, Kamis (27/6/2019). (Antara Foto/Syaiful Hakim)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan kepada seluruh komponen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa pasca-Pemilu 2019.
"Karena justru dengan persatuan itulah bangsa ini maju dan kuat. Ini tugas kita semua untuk menjaga keutuhan sebuah bangsa dan negara besar yang telah diridhoi oleh Allah SWT," kata Menhan Ryamizard dalam sambutannya pada acara "Rekat Anak Bangsa Menuju Indonesia Sejuk" di Jakarta, Kamis.
Pasca-pemilu ini agar semua elemen masyarakat menyatukan perbedaan dan merajut kembali benang-benang perekat persatuan demi mewujudkan kepentingan negara dan bangsa yang besar guna terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil, makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
"Mulai saat ini tidak ada lagi yang namanya 01 (Jokowi-Ma'ruf) maupun 02 (Prabowo-Sandi), tapi kita semua bersaudara sebagai bangsa Indonesia yang utuh dan tidak akan pernah terpisahkan sepanjang masa," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.
Baca juga: Pengamanan ketat sidang MK
Baca juga: Sidang MK - Jika gugatan ditolak, Bambang Widjojanto: "Berdoa saja"
"Karena justru dengan persatuan itulah bangsa ini maju dan kuat. Ini tugas kita semua untuk menjaga keutuhan sebuah bangsa dan negara besar yang telah diridhoi oleh Allah SWT," kata Menhan Ryamizard dalam sambutannya pada acara "Rekat Anak Bangsa Menuju Indonesia Sejuk" di Jakarta, Kamis.
Pasca-pemilu ini agar semua elemen masyarakat menyatukan perbedaan dan merajut kembali benang-benang perekat persatuan demi mewujudkan kepentingan negara dan bangsa yang besar guna terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil, makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
"Mulai saat ini tidak ada lagi yang namanya 01 (Jokowi-Ma'ruf) maupun 02 (Prabowo-Sandi), tapi kita semua bersaudara sebagai bangsa Indonesia yang utuh dan tidak akan pernah terpisahkan sepanjang masa," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.
Baca juga: Pengamanan ketat sidang MK
Baca juga: Sidang MK - Jika gugatan ditolak, Bambang Widjojanto: "Berdoa saja"
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ryamizard Ryacudu: Negara komunis kita teman, tapi tidak ideologinya
23 November 2019 12:56 WIB, 2019
Ryamizard sebut pemindahan ibu kota negara ke Kaltim melalui kajian strategis
29 August 2019 11:02 WIB, 2019
Kata Menhan meski masa damai persiapan dini sistem pertahanan tetap dibutuhkan
09 July 2019 15:34 WIB, 2019
Ryamizard ajak masyarakat Lampung Jaga keberagaman dalam bingkai persatuan dan kesatuan
30 June 2019 22:29 WIB, 2019
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama Dishub Semarang berbagi paket buka puasa dan sembako
08 March 2026 11:26 WIB
Dompet Dhuafa dan ARTOTEL Yogyakarta gelar Ifthar Charity bersama buruh gendong
03 March 2026 11:44 WIB