Plafon terbaru Masjid Terapung Makassar semarakkan Ramadhan
Minggu, 12 Mei 2019 16:15 WIB
Bendahara Yayasan Masjid Terapung Makassar Anshari memperlihatkan plafon baru Masjid Terapung Makassar usai direnovasi di Makassar, Minggu (12/5). (ANTARA/Nur Suhra Wardyah).
Makassar (ANTARA) - Masjid Amirul Mukminin atau lebih sering disebut Masjid Terapung Makassar semakin tampak dinamis dengan plafon baru yang menghias langit-langit masjid untuk menyemarakkan Ramadhan 1440 Hijriah.
Bendahara Yayasan Masjid Terapung Makassar Anshari di Makassar, Minggu, mengungkapkan alasan renovasi plafon karena keadaan hawa laut dan rembesan air hujan yang mengenai plafon lama sehingga mengakibatkan gipsum plafon mengkristal lalu melepuh dan hancur.
"Karena gipsumnya mengkristal, melepuh, dan hancur makanya diganti dengan plafon dengan bahan plastik," kata dia.
Pengerjaan langit-langit masjid dua lantai itu memakan waktu selama sebulan dengan anggaran sebesar Rp86 juta. Hasilnya, pengerjaan plafon telah rampung sepekan menjelang Ramadhan.
"Jadi kita tidak mengganti tetapi hanya mengubah. Semuanya tetap sama tetapi bahan yang kita gunakan lebih tahan dengan hawa air laut yang ada di sekitar masjid," kata dia.
Pelaksanaan ibadah Ramadhan sepekan terakhir, kata Anshari, berjalan lancar. Keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan bulan penuh berkah dianggap sangat aman.
Pihak pengurus masjid menyiapkan CCTV sekaligus terus mengimbau jamaah untuk menjaga barang bawaannya sebelum shalat.
"Alhamdulillah tahun kemarin 2018 tidak ada kecurian. Semoga seterusnya begitu," kata dia.
Selain itu, menu buka puasa yang disiapkan panitia ramadhan masjid asuhan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin itu, bagi jamaah telah mencukupi.
Selain pihak hotel yang secara bergantian membawa takjil ke Masjid Terapung Makassar, juga sering hadir partisipasi warga setempat yang tidak terduga.
"Kalau majelis taklim di bawah naungan Bu Aliyah (istri Ilham Arif Sirajuddin, red.) sudah rutin tiap tahun bawa takjil ke sini," kata dia.
Bendahara Yayasan Masjid Terapung Makassar Anshari di Makassar, Minggu, mengungkapkan alasan renovasi plafon karena keadaan hawa laut dan rembesan air hujan yang mengenai plafon lama sehingga mengakibatkan gipsum plafon mengkristal lalu melepuh dan hancur.
"Karena gipsumnya mengkristal, melepuh, dan hancur makanya diganti dengan plafon dengan bahan plastik," kata dia.
Pengerjaan langit-langit masjid dua lantai itu memakan waktu selama sebulan dengan anggaran sebesar Rp86 juta. Hasilnya, pengerjaan plafon telah rampung sepekan menjelang Ramadhan.
"Jadi kita tidak mengganti tetapi hanya mengubah. Semuanya tetap sama tetapi bahan yang kita gunakan lebih tahan dengan hawa air laut yang ada di sekitar masjid," kata dia.
Pelaksanaan ibadah Ramadhan sepekan terakhir, kata Anshari, berjalan lancar. Keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan bulan penuh berkah dianggap sangat aman.
Pihak pengurus masjid menyiapkan CCTV sekaligus terus mengimbau jamaah untuk menjaga barang bawaannya sebelum shalat.
"Alhamdulillah tahun kemarin 2018 tidak ada kecurian. Semoga seterusnya begitu," kata dia.
Selain itu, menu buka puasa yang disiapkan panitia ramadhan masjid asuhan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin itu, bagi jamaah telah mencukupi.
Selain pihak hotel yang secara bergantian membawa takjil ke Masjid Terapung Makassar, juga sering hadir partisipasi warga setempat yang tidak terduga.
"Kalau majelis taklim di bawah naungan Bu Aliyah (istri Ilham Arif Sirajuddin, red.) sudah rutin tiap tahun bawa takjil ke sini," kata dia.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bakamla evakuasi jenazah yang ditemukan terapung di perairan Cilegon
01 February 2025 22:08 WIB, 2025
PLN dan Arab Saudi segera bangun PLTS senilai Rp50 triliun di Sumbar
07 December 2024 20:15 WIB, 2024
SAR Jambi evakuasi 11 orang penumpang kapal terapung di perairan Ujung Jabung
31 December 2023 23:02 WIB, 2023
Presiden Jokowi resmikan PLTS Terapung Cirata terbesar Asia Tenggara dan ketiga dunia
09 November 2023 15:47 WIB, 2023
Jelang KTT G20, Menko Luhut resmikan PLTS terapung milik PLN di Nusa Dua Bali
11 November 2022 20:03 WIB, 2022
Kapal Pinisi dan Pelni jadi hotel terapung dukung MotoGP di Mandalika
18 January 2022 9:03 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB