Guru era Revolusi Industri 4.0 semakin besar hadapi tantangan
Minggu, 28 April 2019 7:01 WIB
Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan Dr Syamsul Gultom, M.Kes mengatakan tantangan guru di era Revolusi Industri 4.0 semakin besar, dan pendidikan harus berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran sistem siber. (Foto: ANTARA Sumut/Istimewa)
Medan (ANTARA) - Tantangan guru di era Revolusi Industri 4.0 semakin besar, dan pendidikan harus berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran sistem siber, kata Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan Dr Syamsul Gultom MKes
"Guru memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mendidik peserta didiknya dan harus mampu menguasai, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran khususnya, bidang olahraga," kata Syamsul, dalam sambutannya pada Peluncuran Buku "Guru Olahraga di Era 4.0" dan Seminar Literasi Nasional, di Kampus Unimed, Sabtu (27/4).
Pembelajaran olahraga, menurut dia, harus bisa berkolaborasi dengan kemajuan teknologi saat ini.
"Jika guru olahraga tidak dapat memanfaatkan teknologi dan sistem informasi, maka lambat laun akan tertinggal dan tergantikan," ujar Syamsul.
Ia menyebutkan peluncuran buku "Guru Olahraga di Era 4.0" yang ditulis Abdul Latif Rusdi,S.Pd mendapat antusias luar biasa dari guru-guru olahraga dan para peserta seminar yang hadir pada kesempatan tersebut.
Penulis buku yang merupakan guru olahraga SMP Negeri 39 Medan ini berharap agar para guru dapat mengikuti jejaknya, tidak hanya mengajar tetapi juga bisa menulis dan berkarya.
"Dengan menulis buku, guru dapat mengasah ketajaman berpikir, meningkatkan literasi membaca dan menulis, berbagi pengalaman, serta berinovasi dalam melakukan pembelajaran," ucap dia.
Buku yang ditulis oleh Abdul Latif ini merupakan buah dari pengalaman belajarnya di Universitas Negeri Medan (Unimed).
Abdul Latif merupakan alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed tahun 2000, dan saat ini berstatus mahasiswa Pascasarjana Unimed. "Kurikulum di Unimed menggunakan KKNI ini menjadi ispirasinya dalam menjawab tantangan guru di era 4.," katanya.
"Guru memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mendidik peserta didiknya dan harus mampu menguasai, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran khususnya, bidang olahraga," kata Syamsul, dalam sambutannya pada Peluncuran Buku "Guru Olahraga di Era 4.0" dan Seminar Literasi Nasional, di Kampus Unimed, Sabtu (27/4).
Pembelajaran olahraga, menurut dia, harus bisa berkolaborasi dengan kemajuan teknologi saat ini.
"Jika guru olahraga tidak dapat memanfaatkan teknologi dan sistem informasi, maka lambat laun akan tertinggal dan tergantikan," ujar Syamsul.
Ia menyebutkan peluncuran buku "Guru Olahraga di Era 4.0" yang ditulis Abdul Latif Rusdi,S.Pd mendapat antusias luar biasa dari guru-guru olahraga dan para peserta seminar yang hadir pada kesempatan tersebut.
Penulis buku yang merupakan guru olahraga SMP Negeri 39 Medan ini berharap agar para guru dapat mengikuti jejaknya, tidak hanya mengajar tetapi juga bisa menulis dan berkarya.
"Dengan menulis buku, guru dapat mengasah ketajaman berpikir, meningkatkan literasi membaca dan menulis, berbagi pengalaman, serta berinovasi dalam melakukan pembelajaran," ucap dia.
Buku yang ditulis oleh Abdul Latif ini merupakan buah dari pengalaman belajarnya di Universitas Negeri Medan (Unimed).
Abdul Latif merupakan alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed tahun 2000, dan saat ini berstatus mahasiswa Pascasarjana Unimed. "Kurikulum di Unimed menggunakan KKNI ini menjadi ispirasinya dalam menjawab tantangan guru di era 4.," katanya.
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Lampung angkat guru honor jadi PPPK untuk tingkatkan kesejahteraan
26 January 2026 15:58 WIB
Guru Besar Unila tegaskan pentingnya regulasi karbon di kawasan konservasi Lampung
19 January 2026 19:59 WIB
Tak ingin siswa bertaruh nyawa, Prabowo inisiasi pembentukan Satgas Darurat Jembatan
28 November 2025 22:41 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Gubernur DKI Jakarta sampaikan duka cita pada pengendara mobil yang tewas saat macet
23 January 2026 11:36 WIB