Cendol Lele Jadi Mahar Pernikahan Rohman-Cicih
Sabtu, 16 Februari 2019 22:37 WIB
Muhamad Rohman (naik motor) yang menikahi Cicih Jayanti dengan mahar satu gelas cendol lele, Rabu (30/1) (Foto : Ist)
Lampung Timur (Antaranews Lampung) - Suatu pernikahan biasanya selain bermahar emas juga alat-alat sholat, tapi satu pernikahan di Lampung Timur kali ini cukup unik karena, selain emas, seorang pria juga memberi mahar segelas cendol yang terbuat dari ikan lele atau cendol lele.
Mahar tersebut diberikan oleh Mukamad Rohman (23), warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Way Jepara, saat menikahi pacarnya Cicih Jayanti (20), warga Desa Mataram Baru, Kecamatan Matarm Baru, kedua wilayah itu berada di Kabupaten Lampung Timur.
Keduanya telah melangsungkan akad nikah pada Rabu (30/1) di rumah orang tua Cicih Jajayanti.
"Ya benar, saya mahar nikahnya cendol, yang saya kasih satu gelas cendol lele," tutur Rohman saat dihubungi Sabtu (16/2) petang.
Selain mahar satu gelas cendol lele, Rohman memberi mas kawin surat Al Ikhlas, dan uang tunai Rp100 ribu.
Muhamad Rohman mengaku memberi mahar cendol lele karena permintan Cicih Jayanti yang sekarang sudah sah sebegai istrinya. "Dia yang minta, " katanya.
Alasan istrinya minta mahar cendol, kata dia, karena saat awal jatuh cintanya lewat cendol.
"Alasannya katanya karena kesan dipertemukan dulu waktu aku jualan cendol, dia sebagai pembelinya dan di situ jatuh hatinya. Pas waktu aku jualan, dia mengagumiku, karena sebagai mahasiswa tapi berani jualan cendol keliling," ujar Rohman yang masih kuliah di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung.
Muhamad Rohman diketahui sebagai mahasiswa semester akhir Fakultas Perikanan di UNU Lampung yang berada di Kabupaten Lampung Timur.
Dia selama ini dikenal sebagai penggiat literasi Cendol Pustaka. Sambil berjualan cendol dia mengajak pembelinya membaca buku. Kegiatan itu dia lakoni sudah tiga tahun ini.
Cendol yang dia buat adalah hasil inovasinya, yang terbuat dari ikan lele.
Sementara Cicih Jayanti diketahui juga sebagai penggiat pustaka, dia biasa mengajak anak-anak di lingkungan rumahnya untuk membaca.
Di rumahnya, Cicih membuka Pendopo Pustaka. Setiap hari rumahnya ramai didatangi anak-anak untuk membaca buku bacaan. Cicih juga tercatat sebagai mahasiwi UNU Lampung.
Mahar tersebut diberikan oleh Mukamad Rohman (23), warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Way Jepara, saat menikahi pacarnya Cicih Jayanti (20), warga Desa Mataram Baru, Kecamatan Matarm Baru, kedua wilayah itu berada di Kabupaten Lampung Timur.
Keduanya telah melangsungkan akad nikah pada Rabu (30/1) di rumah orang tua Cicih Jajayanti.
"Ya benar, saya mahar nikahnya cendol, yang saya kasih satu gelas cendol lele," tutur Rohman saat dihubungi Sabtu (16/2) petang.
Selain mahar satu gelas cendol lele, Rohman memberi mas kawin surat Al Ikhlas, dan uang tunai Rp100 ribu.
Muhamad Rohman mengaku memberi mahar cendol lele karena permintan Cicih Jayanti yang sekarang sudah sah sebegai istrinya. "Dia yang minta, " katanya.
Alasan istrinya minta mahar cendol, kata dia, karena saat awal jatuh cintanya lewat cendol.
"Alasannya katanya karena kesan dipertemukan dulu waktu aku jualan cendol, dia sebagai pembelinya dan di situ jatuh hatinya. Pas waktu aku jualan, dia mengagumiku, karena sebagai mahasiswa tapi berani jualan cendol keliling," ujar Rohman yang masih kuliah di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung.
Muhamad Rohman diketahui sebagai mahasiswa semester akhir Fakultas Perikanan di UNU Lampung yang berada di Kabupaten Lampung Timur.
Dia selama ini dikenal sebagai penggiat literasi Cendol Pustaka. Sambil berjualan cendol dia mengajak pembelinya membaca buku. Kegiatan itu dia lakoni sudah tiga tahun ini.
Cendol yang dia buat adalah hasil inovasinya, yang terbuat dari ikan lele.
Sementara Cicih Jayanti diketahui juga sebagai penggiat pustaka, dia biasa mengajak anak-anak di lingkungan rumahnya untuk membaca.
Di rumahnya, Cicih membuka Pendopo Pustaka. Setiap hari rumahnya ramai didatangi anak-anak untuk membaca buku bacaan. Cicih juga tercatat sebagai mahasiwi UNU Lampung.
Pewarta : Muklasin
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Usai minum es cendol, puluhan warga Jampangtengah Sukabumi alami keracunan
06 May 2021 5:39 WIB, 2021
Terpopuler - Lampung Timur
Lihat Juga
TNWK lakukan penguatan pengamanan untuk cegah konflik manusia dengan gajah
19 January 2026 18:26 WIB
KLHK evaluasi menyeluruh penanganan konflik gajah liar Way Kambas dengan masyarakat
13 January 2026 22:19 WIB