30 polisi Mesir tewas
Sabtu, 21 Oktober 2017 8:22 WIB
File/Pesawat AU Mesir telah berulangkali melakukan serangan di sepanjang perbatasan dengan Libya (AFP/aljazeera.com)
Kairo (Antara/Reuters) - Setidaknya 30 polisi tewas dalam bentrokan senjata saat melancarkan penggerebekan ke sebuah lokasi di daerah padang pasir Mesir barat, yang diduga sebagai tempat persembunyian kelompok militan, kata dua petugas keamanan, Jumat.
Sejumlah sumber mengatakan pihak berwenang mengikuti petunjuk ke arah sebuah apartemen, yang diduga menjadi tempat tingga delapan anggota Hasm, kelompok yang telah menyatakan bertanggung jawab atas sejumlah serangan di ibu kota negara sejak tahun lalu dengan mengincar para hakim dan polisi sebagai korbannya.
Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat, kata beberapa sumber.
Para tersangka militan berupaya kabur setelah terlibat dalam adu tembak di lokasi tersebut, kata sejumlah sumber. Para tersangka melanjutkan tembakan terhadap unit keamanan kedua, yang datang untuk membantu penggerebekan dari atap gedung-gedung sebelah apartemen.
Para sumber mengatakan tersangka kelompok militan juga menggunakan bahan peledak dalam serangan.
Dua sumber bidang keamanan mengatakan delapan personel keamanan mengalami luka dalam bentrokan itu sementara satu sumber lainnya mengatakan bahwa empat orang yang terluka adalah polisi dan empat lainnya adalah tersangka milisi.
ANTARA/Reuters
T. Mutiasari
Sejumlah sumber mengatakan pihak berwenang mengikuti petunjuk ke arah sebuah apartemen, yang diduga menjadi tempat tingga delapan anggota Hasm, kelompok yang telah menyatakan bertanggung jawab atas sejumlah serangan di ibu kota negara sejak tahun lalu dengan mengincar para hakim dan polisi sebagai korbannya.
Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat, kata beberapa sumber.
Para tersangka militan berupaya kabur setelah terlibat dalam adu tembak di lokasi tersebut, kata sejumlah sumber. Para tersangka melanjutkan tembakan terhadap unit keamanan kedua, yang datang untuk membantu penggerebekan dari atap gedung-gedung sebelah apartemen.
Para sumber mengatakan tersangka kelompok militan juga menggunakan bahan peledak dalam serangan.
Dua sumber bidang keamanan mengatakan delapan personel keamanan mengalami luka dalam bentrokan itu sementara satu sumber lainnya mengatakan bahwa empat orang yang terluka adalah polisi dan empat lainnya adalah tersangka milisi.
ANTARA/Reuters
T. Mutiasari
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Putin sebut Indonesia mitra kunci di Asia-Pasifik dan sahabat terpercaya di ASEAN
03 September 2026 15:44 WIB
USGS perkirakan banyak korban jiwa dan kerusakan parah di Venezuela akibat gempa
25 June 2026 8:14 WIB