Bandarlampung (ANTARA Lampung) - PT PLN (Persero) Distribusi Lampung menargetkan rasio desa berlistrik sebesar 100 persen terealisasi pada 2019.

"Saat ini, dari 2.585 desa di Lampung yang sudah menikmati listrik PLN sebesar 96,2 persen," kata General Manager PLN Distribusi Lampung Irwansyah Putra pada peringatan Hari Listrik Nasional ke-71 di Bandarlampung, Kamis (27/10).

Ia mengatakan bahwa target 100 persen desa terlistriki tersebut akan mendukung rasio elektrifikasi nasional sebesar 99 persen pada 2019.

Menurutnya, pembangunan listrik perdesaan pada 2016 dilaksanakan di 11 kabupaten, yakni Kabupaten Lampung Barat dua desa, Tanggamus (12 desa), Lampung Selatan (6 desa), dan Lampung Timur (10 desa).

Kemudian, Kabupaten Lampung Tengah (7 desa), Lampung Utara (5 desa), Waykanan (6 desa), Pesawaran (5 desa), Pringsewu (3 desa), Tukangbawang Barat (2 desa) dan Pesisir Barat (14 desa).

Ia menjelaskan hingga bulan Oktober 2016 PLN Distribusi Lampung telah menyelesaikan 16 listrik desa di enam kabupaten, dengan rincian Lampung Selatan 4 desa, Lampung Timur (5 desa), Pesawaran (2 desa), Tulangbawang Barat (1 desa), Waykanan (2 desa), dan Lampung Utara (2 desa).

Di sisi lain, pihaknya juga menargetkan pembangunan fisik pada 2016, yakni pembangunan jaringan tegangan menengah sebesar 188,5 kilometer sirkuit (kms) dan pembangunan jaringan tegangan rendah sebesar 211,4 kms serta pembangunan pembangunan gardu distribusi 8,3 MVA.

"Untuk melaksanakan kegiatan tersebut dibutuhkan biaya sebesar Rp81,2 miliar," ujarnya.

Sekdaprov Lampung Sutono mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung mendukung PLN memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, salah satunya adalah memenuhi penyediaan listrik bagi pedesaan di beberapa kabupaten se-Provinsi Lampung.

"Tentunya ini merupakan bukti dan komitmen PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi masyarakat pedesaan untuk menikmati listrik," katanya.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan listrik di perdesaan hingga sekarang telah mencapai 96,2 persen merupakan prestasi yang baik.

"Jika diibaratkan nilai akademik, angka 96 persen sangat memuaskan dan membutuhkan nilai 4 untuk angka sempurna 100," katanya.

Karena itu, lanjut dia, target PLN Distribusi Lampung agar desa berlistrik 100 persen terealisasi pada 2019 harus didukung semua pihak.

Ia mengatakan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat baik untuk sekedar penerangan maupun segala aktivitas kegiatan ekonomi.

Kalau listrik mengalami pemadaman, contohnya, maka usaha bakal merugi.

Hal itu, menunjukkan betapa pentingnya kebutuhan akan listrik.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, telah berupaya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat hingga pelosok desa di antaranya dengan mengundang investor baik perusahaan negara, swasta, dan koperasi untuk mengusahakan pembangkit listrik. (Ant)

Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2024