Wapres lepas jenazah Ali Wardhana
Selasa, 15 September 2015 11:29 WIB
Jakarta (Antara Lampung) - Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa melepas jenazah mantan Menteri Keuangan Ali Wardhana dari rumah duka di Jalan Patra Kuningan XV No 6, menuju TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Jenazah Ali Wardhana diberangkatkan dari rumah duka pukul 09.30 WIB dengan diiringi upacara militer dan penghormatan terakhir dari Wapres Kalla dan sejumlah tamu yang hadir.
Tampak pula mantan Presiden BJ Habibie dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo yang turut melayat.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dan pengusaha Hashim Djohohadikusumo juga tampak melayat ke rumah duka, Selasa pagi.
Ali Wardhana meninggal dunia pada usia 87 tahun di Jakarta, Senin (14/9), pada pukul 15.30 WIB, setelah menderita sakit.
Jenazah Ali Wardhana dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa.
Prof Dr Ali Wardhana lahir di Solo, Jawa Tengah pada 6 Mei 1928. Saat pemerintahan Presiden Soeharto, Ali Wardhana menjabat antara lain sebagai Menteri Keuangan periode 1968-1983 dan Menteri Koordinator Ekonomi, Industri, dan Pengawasan Pembangunan periode 1983-1988.
Wardhana juga merupakan salah satu anggota utama penasehat perekonomian Soeharto pada masa Orde Baru.
Ali Wardhana menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1958, dan mendapatkan gelar Master of Arts dari University of California Berkeley, Amerika Serikat pada 1961 dan menyelesaikan program doktoral PhD dari universitas yang sama pada 1962.
Selama menjabat sebagai Menteri Keuangan, Ali Wardhana berhasil mengawal perekonomian nasional dengan menurunkan inflasi dari 650 persen menjadi 10 persen dalam tiga tahun masa jabatannya sejak 1968 melalui "balanced budget", yaitu anggaran pemerintah yang berimbang.
Beberapa penghargaan yang pernah diperoleh Ali Wardhana adalah Bintang Mahaputera Adiprana Kelas II (dari Pemerintah RI), Satyalencana Dwidja Sistha (Menteri Pertahanan Kemananan RI), Grootkruis Leopold II (dari Raja Belgia) dan Ali Grootkuis in dew Oranye Nassau (dari Ratu Yuliana, Belanda).
Jenazah Ali Wardhana diberangkatkan dari rumah duka pukul 09.30 WIB dengan diiringi upacara militer dan penghormatan terakhir dari Wapres Kalla dan sejumlah tamu yang hadir.
Tampak pula mantan Presiden BJ Habibie dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo yang turut melayat.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dan pengusaha Hashim Djohohadikusumo juga tampak melayat ke rumah duka, Selasa pagi.
Ali Wardhana meninggal dunia pada usia 87 tahun di Jakarta, Senin (14/9), pada pukul 15.30 WIB, setelah menderita sakit.
Jenazah Ali Wardhana dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa.
Prof Dr Ali Wardhana lahir di Solo, Jawa Tengah pada 6 Mei 1928. Saat pemerintahan Presiden Soeharto, Ali Wardhana menjabat antara lain sebagai Menteri Keuangan periode 1968-1983 dan Menteri Koordinator Ekonomi, Industri, dan Pengawasan Pembangunan periode 1983-1988.
Wardhana juga merupakan salah satu anggota utama penasehat perekonomian Soeharto pada masa Orde Baru.
Ali Wardhana menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1958, dan mendapatkan gelar Master of Arts dari University of California Berkeley, Amerika Serikat pada 1961 dan menyelesaikan program doktoral PhD dari universitas yang sama pada 1962.
Selama menjabat sebagai Menteri Keuangan, Ali Wardhana berhasil mengawal perekonomian nasional dengan menurunkan inflasi dari 650 persen menjadi 10 persen dalam tiga tahun masa jabatannya sejak 1968 melalui "balanced budget", yaitu anggaran pemerintah yang berimbang.
Beberapa penghargaan yang pernah diperoleh Ali Wardhana adalah Bintang Mahaputera Adiprana Kelas II (dari Pemerintah RI), Satyalencana Dwidja Sistha (Menteri Pertahanan Kemananan RI), Grootkruis Leopold II (dari Raja Belgia) dan Ali Grootkuis in dew Oranye Nassau (dari Ratu Yuliana, Belanda).
Pewarta : Fransiska Ninditya
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Lampung Selatan sita 42,8 kg sabu di Bakauheni selama Agustus 2026
05 September 2026 17:24 WIB
Polres Lampung Selatan sita 769 kartrid mengandung etomidate di Bakauheni
04 September 2026 20:19 WIB
Pemkab dan Polres Lampung Selatan perkuat kolaborasi jaga keamanan masyarakat
03 September 2026 19:32 WIB
Kemenkum gelar harmonisasi Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Tulang Bawang Barat
03 September 2026 19:29 WIB
Kanwil Kemenkum Lampung tekankan pentingnya harmonisasi produk hukum daerah
03 September 2026 18:49 WIB
Presiden Prabowo kenang dukungan Uni Soviet pada awal Republik Indonesia
03 September 2026 17:23 WIB
Presiden Prabowo sebut EEF ke-11 potensi besar menjadi jembatan kerja sama kawasan
03 September 2026 15:42 WIB
Terpopuler - Politik Dan Hukum
Lihat Juga
Polres Lampung Selatan sita 42,8 kg sabu di Bakauheni selama Agustus 2026
05 September 2026 17:24 WIB
Polres Lampung Selatan sita 769 kartrid mengandung etomidate di Bakauheni
04 September 2026 20:19 WIB
Pemkab dan Polres Lampung Selatan perkuat kolaborasi jaga keamanan masyarakat
03 September 2026 19:32 WIB
Kemenkum gelar harmonisasi Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Tulang Bawang Barat
03 September 2026 19:29 WIB
Kanwil Kemenkum Lampung tekankan pentingnya harmonisasi produk hukum daerah
03 September 2026 18:49 WIB
Presiden Prabowo kenang dukungan Uni Soviet pada awal Republik Indonesia
03 September 2026 17:23 WIB