Uang Rp6,5 miliar hangus
Selasa, 18 Agustus 2015 15:40 WIB
Jayapura (Antara Lampung) - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengatakan pihaknya menemukan uang dalam kondisi hangus di tempat jatuh pesawat Trigana PK-YRN.
Dalam pesawat nahas tercatat 49 penumpang dengan lima kru pesawat. Beberapa penumpangnya merupakan pegawai PT Pos Indonesia Cabang Jayapura yang membawa uang bansos sekitar Rp6,5 miliar.
"Saya sudah menginstruksikan kepada tim untuk mengamankan uang tersebut dan menyerahkannya kepada pihak berwajib," ujarnya di Jayapura, Selasa.
Uang yang hangus tersebut -- beberapa lembar di antaranya masih terlihat berbentuk uang -- merupakan uang bantuan sosial yang dibawa oleh petugas PT Pos Indonesia Cabang Jayapura.
"Mengenai uang tidak ada kepentingan dengan Basarnas, tapi ada beban moral untuk bisa menyakinkan dan menemukan serta mengamankan uang tersebut," kata Bambang.
Dia menjelaskan penemuan uang ini bersamaan dengan kotak hitam dan keseluruhan jenazah korban di lokasi tempat jatuhnya pesawat.
"Sekitar pukul 14.10 WIT kotak hitam, keseluruhan jenazah korban, dan uang sudah ditemukan di lokasi tempat pesawat jatuh," katanya lagi.
Peawat Trigana PK-YRN dengan nomor penerbangan IL-257 hilang kontak di sekitar wilayah Oksibil yaitu di Kampung Atenok, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Pesawat hilang saat hendak menempuh rute Jayapura (DJJ)-Oksibil (OKS). Pesawat tinggal landas dari Bandara Sentani pukul 14.22 WIT dengan estimasi tiba pada pukul 15.04 WIT.
Dalam pesawat nahas tercatat 49 penumpang dengan lima kru pesawat. Beberapa penumpangnya merupakan pegawai PT Pos Indonesia Cabang Jayapura yang membawa uang bansos sekitar Rp6,5 miliar.
"Saya sudah menginstruksikan kepada tim untuk mengamankan uang tersebut dan menyerahkannya kepada pihak berwajib," ujarnya di Jayapura, Selasa.
Uang yang hangus tersebut -- beberapa lembar di antaranya masih terlihat berbentuk uang -- merupakan uang bantuan sosial yang dibawa oleh petugas PT Pos Indonesia Cabang Jayapura.
"Mengenai uang tidak ada kepentingan dengan Basarnas, tapi ada beban moral untuk bisa menyakinkan dan menemukan serta mengamankan uang tersebut," kata Bambang.
Dia menjelaskan penemuan uang ini bersamaan dengan kotak hitam dan keseluruhan jenazah korban di lokasi tempat jatuhnya pesawat.
"Sekitar pukul 14.10 WIT kotak hitam, keseluruhan jenazah korban, dan uang sudah ditemukan di lokasi tempat pesawat jatuh," katanya lagi.
Peawat Trigana PK-YRN dengan nomor penerbangan IL-257 hilang kontak di sekitar wilayah Oksibil yaitu di Kampung Atenok, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Pesawat hilang saat hendak menempuh rute Jayapura (DJJ)-Oksibil (OKS). Pesawat tinggal landas dari Bandara Sentani pukul 14.22 WIT dengan estimasi tiba pada pukul 15.04 WIT.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo serahkan dokumen RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan kepada DPR
14 August 2026 17:14 WIB
Ketua MPR RI serukan penghentian perang di kawasan Timur Tengah dan belahan dunia lainnya
14 August 2026 11:23 WIB
Terpopuler - Politik Dan Hukum
Lihat Juga
Presiden Prabowo serahkan dokumen RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan kepada DPR
14 August 2026 17:14 WIB
Ketua MPR RI serukan penghentian perang di kawasan Timur Tengah dan belahan dunia lainnya
14 August 2026 11:23 WIB
Ditjenpas Lampung gandeng 11 Instansi guna tingkatkan kualitas WBP dan personel
13 August 2026 21:00 WIB
Pangdam XXI/Radin Inten ingatkan mahasiswa tak mudah terprovokasi berita bohong
13 August 2026 9:15 WIB