Rusia Bantu Indonesia Bangun PLTN
Selasa, 20 Januari 2015 9:29 WIB
Jakarta (Antara Lampung) - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin mengatakan Rusia siap membantu Indonesia untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk kepentingan pembangunan dan perdamaian.
"Rusia sudah memiliki pengalaman dalam mengelola nuklir. Karena itu, jika diminta, kami siap membantu membangun PLTN dan mengembangkan energi nuklir di Indonesia," ujar Galuzin di kediaman Duta Besar Rusia, Senin.
Namun, dia melanjutkan, Rusia tidak akan mencampuri urusan dalam negeri Indonesia dalam menentukan jadi tidaknya membangun pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut.
"Pemerintah dan masyarakat Indonesia tentunya harus menentukan sendiri jalan tidaknya proyek ini. Rusia akan selalu mendukung jika untuk tujuan damai dan kepentingan masyarakat luas," tutur Galuzin.
"Rusia sudah memiliki pengalaman dalam mengelola nuklir. Karena itu, jika diminta, kami siap membantu membangun PLTN dan mengembangkan energi nuklir di Indonesia," ujar Galuzin di kediaman Duta Besar Rusia, Senin.
Namun, dia melanjutkan, Rusia tidak akan mencampuri urusan dalam negeri Indonesia dalam menentukan jadi tidaknya membangun pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut.
"Pemerintah dan masyarakat Indonesia tentunya harus menentukan sendiri jalan tidaknya proyek ini. Rusia akan selalu mendukung jika untuk tujuan damai dan kepentingan masyarakat luas," tutur Galuzin.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirut ANTARA: AI hanya boleh jadi alat bantu, bukan penentu dalam karya jurnalistik
09 February 2026 1:00 WIB
Psikolog sebut relasi emosional dapat bantu remaja hadapi tren dan popularitas
30 January 2026 11:13 WIB
HKA dan BTB bantu normalisasi irigasi atasi genangan air di Lampung Tengah
22 January 2026 13:17 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Angka kelahiran rendah, kota-kota besar di Jepang alami penurunan populasi
01 February 2026 17:11 WIB
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB