Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden RI Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa direncanakan akan hadir di Lampung dalam Deklarasi dan Pengukuhan Tim Koalisi Merah Putih Provinsi Lampung.
Menurut informasi panitia deklarasi Tim Koalisi Merah Putih Lampung, di Bandarlampung, Minggu (1/6), rencana kehadiran Prabowo-Hatta itu pada Senin (2/6) pukul 16.00 WIB di GOR Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung.
Acara ini ditargetkan akan dihadiri 3.000 pimpinan dan anggota tim "Selamatkan Indonesia" yang terdiri dari tim sukses tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hingga kecamatan.
Akan hadir pula koalisi pendukung Prabowo-Hatta tingkat pusat maupun di Lampung terdiri dari Partai Gerindra, PAN, Partai Golkar, PKS, PPP, dan PBB.
Sebelumnya, Prabowo juga sempat diagendakan untuk hadir di Sukadana Kabupaten Lampung Timur, namun menurut informasi panitia kegiatan yang juga akan memberikan gelar adat kepada Prabowo itu, karena kesibukan Capres yang diusung Partai Gerindra dan didukung sejumlah parpol lain di Jakarta dan tempat lain, masih tertunda berlangsung.
Tim Jokowi-JK Galang Simpati
Secara terpisah, berkaitan pemenangan pilpres di Lampung, Sekretaris Nasional Perempuan Jokowi Lampung, menurut koordinatornya, Diah D Yanti, terus menggalang dukungan dan menebar simpati kepada masyarakat dari berbagai kalangan untuk memilih pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
"Saya sendiri terdorong untuk terlibat dalam Seknas Jokowi Lampung karena menilai pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan Indonesia ke depan, termasuk berkomitmen menempatkan kaum perempuan sejajar dengan laki-laki dan peduli pada penanganan berbagai masalah dihadapi perempuan dan anak maupun permasalahan diskriminasi perempuan dan gender yang selama ini belum mendapatkan perhatian pemerintah sebagaimana mestinya," kata calon anggota legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk DPRD Provinsi Lampung pada Pemilu 2014 lalu.
Diah mengajak semua pihak untuk lebih mengedepankan kampanye dan ajakan memilih pasangan Jokowi-JK dengan cara yang santun dan tidak melakukan kampanye hitam.
"Kampanye hitam sangat tidak mendidik dan justru akan menimbulkan pertentangan tajam di tengah masyarakat. Sebaiknya kita sampaikan keunggulan masing-masing capres-cawapres secara objektif dan menyampaikan rekam jejaknya kepada masyarakat luas sehingga dapat dipilih secara rasional," ujar Diah pula.
Pilpres pada 9 Juli 2014 akan diikuti dua pasangan capres-cawapres, yaitu Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta).