Bandarlampung, (ANTARA LAMPUNG) - Ratusan kader Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Provinsi Lampung melakukan kampanye akbar dengan mengusung tema semangat perubahan.
Berdasarkan pantauan di Lapangan Baruna, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, Sabtu, acara yang semestinya di laksanakan pada pukul 08.00 WIB mundur menjadi pukul 10.00 WIB.
Ratusan calon anggota legislatif dari sejumlah daerah di Provinsi Lampung pun turut hadir meramaikan kampanye akbar, akan tetapi Sekjen Partai NasDem, Patrice Rio Capella yang dijadwalkan ikut meramaikan kampanye tersebut tidak hadir.
Meskipun begitu, kampanye yang dibuka oleh Ketua DPP Partai NasDem, Siti Nurbaya disambut hangat oleh warga Lampung yang hadir dalam kampanye terbuka tersebut.
"Yang ingin perubahan coblos nomor urut satu," kata Siti Nurbaya dalam kampanye akbar.
Ia mengatakan, kader Partai NasDem yang maju tahun ini, merupakaan kader terpilih dan sebagian belum pernah masuk sebagai anggota legislatif. Oleh sebab itu, mereka masih bersih dan dapat dipercaya.
Dia melanjutkan, Partai NasDem pun memiliki kader yang berpengalaman dalam bidang pemerintahan yakni Tamanuri mantan Bupati Way Kanan. Partai cukup bangga memiliki kader yang sudah terbukti kinerjanya.
Ia menuturkan, setiap progres gerakan caleg ada recordnya yang diketahui DPP.
"Jadi setiap caleg NasDem bekerja sesuai ketentuan partai. Semua harus berada pada koridor aturan main, tentunya berbagi pengalaman melalui diskusi sangat baik," katanya.
Ia mengharapkan masyarakat jeli dan cerdas melihat caleg. Jangan jadikan politik lima menit berdampak negatif lima tahun.
"Artinya pada waktu lima menit di dalam bilik, masyarakat harus benar-benar cerdas dalam menentukan pilihan agar tidak merugi selama lima tahun ke depan," katanya.
Sejumlah masyarakat yang hadir pun, begitu antusias dengan orasi yang disampaikan caleg DPR RI nomor urut satu tersebut. Terlebih dengan kehadiran, artis ibukota yakni Band Radja.
"Banyak partai yang menawarkan kesejahteraan, tetapi Partai NasDem berbeda dengan menawarkan perubahan," kata Joni.
Dia mengatakan, apa yang disampaikan sangat membuat semangat masyarakat untuk memilih dan tidak menjadi golongan putih.
Berdasarkan pantauan di Lapangan Baruna, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, Sabtu, acara yang semestinya di laksanakan pada pukul 08.00 WIB mundur menjadi pukul 10.00 WIB.
Ratusan calon anggota legislatif dari sejumlah daerah di Provinsi Lampung pun turut hadir meramaikan kampanye akbar, akan tetapi Sekjen Partai NasDem, Patrice Rio Capella yang dijadwalkan ikut meramaikan kampanye tersebut tidak hadir.
Meskipun begitu, kampanye yang dibuka oleh Ketua DPP Partai NasDem, Siti Nurbaya disambut hangat oleh warga Lampung yang hadir dalam kampanye terbuka tersebut.
"Yang ingin perubahan coblos nomor urut satu," kata Siti Nurbaya dalam kampanye akbar.
Ia mengatakan, kader Partai NasDem yang maju tahun ini, merupakaan kader terpilih dan sebagian belum pernah masuk sebagai anggota legislatif. Oleh sebab itu, mereka masih bersih dan dapat dipercaya.
Dia melanjutkan, Partai NasDem pun memiliki kader yang berpengalaman dalam bidang pemerintahan yakni Tamanuri mantan Bupati Way Kanan. Partai cukup bangga memiliki kader yang sudah terbukti kinerjanya.
Ia menuturkan, setiap progres gerakan caleg ada recordnya yang diketahui DPP.
"Jadi setiap caleg NasDem bekerja sesuai ketentuan partai. Semua harus berada pada koridor aturan main, tentunya berbagi pengalaman melalui diskusi sangat baik," katanya.
Ia mengharapkan masyarakat jeli dan cerdas melihat caleg. Jangan jadikan politik lima menit berdampak negatif lima tahun.
"Artinya pada waktu lima menit di dalam bilik, masyarakat harus benar-benar cerdas dalam menentukan pilihan agar tidak merugi selama lima tahun ke depan," katanya.
Sejumlah masyarakat yang hadir pun, begitu antusias dengan orasi yang disampaikan caleg DPR RI nomor urut satu tersebut. Terlebih dengan kehadiran, artis ibukota yakni Band Radja.
"Banyak partai yang menawarkan kesejahteraan, tetapi Partai NasDem berbeda dengan menawarkan perubahan," kata Joni.
Dia mengatakan, apa yang disampaikan sangat membuat semangat masyarakat untuk memilih dan tidak menjadi golongan putih.