Anti-Rudal Kawal Jerusalem
Senin, 9 September 2013 13:26 WIB
Jerusalem (Antara/Xinhua-OANA) - Pasukan Pertahanan Israel menempatkan baterei anti-rudal Iron Dome di dekat Jerusalem, demikian konfirmasi seorang juru bicara militer kepada Xinhua pada Ahad (8/9).
Itu adalah untuk pertama kali baterei tersebut, yang mencegat ribuan roket di permukiman di Israel Selatan dan Tengah dalam aksi Pilar Pertahanan pada November 2012, ditempatkan di sekitar Jerusalem.
Tak ada perincian lebih lanjut yang diberikan mengenai peggelaran baterei itu di tengah ketegangan sehubungan dengan kemungkinan serangan militer AS terhadap Suriah --yang mungkin mengakibatkan diluncurkannya roket ke arah Israel dari Suriah dan Lebanon.
Enam baterei operasional telah digelar di seluruh Israel, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin.
Pekan lalu, lembaga keamanan Israel mensahkan pendaftaran ratusan personel cadangan militer untuk bertugas di satuan pertahanan udara dan komando utara di tengah ketegangan yang meningkat. Belakangan, personel cadangan tersebut dibebas-tugaskan dan tingkat siaga tinggi telah diturunkan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan lalu mengatakan Israel "siap menghadapi skenario apa pun" dan akan mengetahui cara mempertahankan nyawa orang Israel jika negara Yahudi tersebut diserang.
Para pejabat lain pertahanan meremehkan kemungkinan Israel diserang sebagai pembalasan atas agresi militer AS terhadap Suriah. Namun mereka menegaskan militer dan lembaga pertahanan sedang disiapkan untuk menghadapi skenario apa pun.
Penerjemah/Redaktur : Chaidar/Hisar Sitanggang
Itu adalah untuk pertama kali baterei tersebut, yang mencegat ribuan roket di permukiman di Israel Selatan dan Tengah dalam aksi Pilar Pertahanan pada November 2012, ditempatkan di sekitar Jerusalem.
Tak ada perincian lebih lanjut yang diberikan mengenai peggelaran baterei itu di tengah ketegangan sehubungan dengan kemungkinan serangan militer AS terhadap Suriah --yang mungkin mengakibatkan diluncurkannya roket ke arah Israel dari Suriah dan Lebanon.
Enam baterei operasional telah digelar di seluruh Israel, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin.
Pekan lalu, lembaga keamanan Israel mensahkan pendaftaran ratusan personel cadangan militer untuk bertugas di satuan pertahanan udara dan komando utara di tengah ketegangan yang meningkat. Belakangan, personel cadangan tersebut dibebas-tugaskan dan tingkat siaga tinggi telah diturunkan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan lalu mengatakan Israel "siap menghadapi skenario apa pun" dan akan mengetahui cara mempertahankan nyawa orang Israel jika negara Yahudi tersebut diserang.
Para pejabat lain pertahanan meremehkan kemungkinan Israel diserang sebagai pembalasan atas agresi militer AS terhadap Suriah. Namun mereka menegaskan militer dan lembaga pertahanan sedang disiapkan untuk menghadapi skenario apa pun.
Penerjemah/Redaktur : Chaidar/Hisar Sitanggang
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Putin sebut Indonesia mitra kunci di Asia-Pasifik dan sahabat terpercaya di ASEAN
03 September 2026 15:44 WIB
USGS perkirakan banyak korban jiwa dan kerusakan parah di Venezuela akibat gempa
25 June 2026 8:14 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Putin sebut Indonesia mitra kunci di Asia-Pasifik dan sahabat terpercaya di ASEAN
03 September 2026 15:44 WIB
USGS perkirakan banyak korban jiwa dan kerusakan parah di Venezuela akibat gempa
25 June 2026 8:14 WIB