Jakarta (ANTARA LAMPUNG) - Pertandingan persahabatan Indonesia melawan Kamerun di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/11) petang hingga malam, berakhir imbang 0-0.

Indonesia dan Kamerun memiliki sejumlah peluang yang tidak mampu dimaksimalkan kedua tim.

Saat peluit pertama dibunyikan Indonesia mulai membangun serangan dan hasilnya nampak di menit ketujuh melalui kerjasama Jhonny van Beukering dan Irfan Bachdim tapi serangan kandas di barisan pertahanan Kamerun.

Semenit kemudian, penyerang Kamerun Makonn Longa Thierry mampu lolos dari penjagaan pemain bertahan Indonesia untung tendangan melenceng dari gawang yang dijaga Endra Prasetya.

Memasuki menit 15 Endra terlihat kesakitan setelah bertabrakan dengan penyerang Kamerun, Makonn Longa.

Menit 20 pelatih Nil Maizar membalik posisi Andik yang semula di kanan berpindah ke kiri dengan Okto, dua menit kemudian strategi itu menampakkan hasil tapi kembali tendangan Andik terlalu lemah dan memudahkan kiper menangkap bola.

Memasuki menit 35 Kamerun memainkan variasi umpan silang dan tendangan dari luar kotak penalti. Tapi kali ini keberuntungan masih di pihak timnas Indonesia karena gawang Endra masih aman.

Pada menit 40 kiper Endra kembali mengerang kesakitan setelah menyapu satu serangan dari umpan satu dua penyerang Kamerun.

Dua menit berikutnya, Indonesia ganti menyerang melalui umpan Okto yang tidak mampu disambut satupun pemain Indonesia.

Menjelang peluit babak pertama dibunyikan, Kamerun memiliki peluang emas dengan tendangan bebas di dua menit tambahan babak pertama. Beruntung tendangan Roger Toindouba hanya melintas di atas mistar gawang Endra.

Memasuki babak kedua, pelatih Nil Maizar mengganti Endra dengan kiper Wahyu Tri Nugroho.

Di awal babak kedua itu Indonesia kembali mengambil inisiatif menyerang melalui Okto yang melancarkan tendangan mengarah ke kiper lawan.

Berikutnya Irfan Bahcdim melakukan "solo run" mencoba masuk area pertahanan Kamerun. Tapi usahanya gagal di barisan belakang tim asal Afrika itu.

Di menit 50, kapten Kamerun mendapatkan kartu kuning setelah melanggar Andik dengan keras.

Beberapa saat kemudian pelatih Indonesia menggannti Van Beukering dengan Bambang Pamungkas. Kubu Kamerun juga melakukan pergantian penyerang Makon keluar dengan Monkam Nguekam Arnaud.

Menit 57, Elie Aiboy masuk menggantikan Andik untuk meningkatkan daya serang. Hasilnya terlihat dengan variasi serangan dari sisi kanan.

Fachruddin masuk mengganti Handi Ramdan yang cedera setelah bertabrakan dengan pemain Kamerun di menit 69.

Pendukung Indonesia sempat menghela napas ketika Kamerun mencetak gol melalui Aminou Bouba menyambut tendangan bebas. Namun hakim garis mengangkat bendera petanda offside.

Di menit akhir pertandingan, kiper Wahyu melakukan penyelamatan gemilang memblok sundulan penyerang Kamerun.

                                                 Nil Enggan Sebut Pemain Inti
Pelatih Indonesia Nil Maizar memastikan tidak akan menyebut nama pemain inti dalam setiap pertandingan anak asuhnya karena skuad utama akan dipastikan sehari sebelum laga dimainkan.

"Kita baru akan menentukan sebelas pemain inti yang akan turun dalam H-1 pertandingan. Selain itu jika saya sebut nama-nama itu, bisa mengecewakan pemain yang saya latih," kata Nil Maizar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam.

Lebih lanjut mantan pelatih Semen Padang tersebut menerangkan, jika keadaan pemain yang diasuhnya baru benar-benar dipastikan siap bermain menilik keadaan fisik dan mentalnya.

"Saya juga tidak akan pernah tahu kebugaran pemain menjelang laga, jadi kalau saya tentukan jauh-jauh hari mengenai pemain utama saya maka bisa menjadi tidak berguna," kata dia.

"Siapa juga yang bakalan tahu si pemain akan cedera menjelang pertandingan."

Nil Maizar mengakui permainan timnas saat melawan Kamerun sudah maksimal, hanya saja dia akan terus mengevaluasi semua aspek permainan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan.

"Evaluasi itu harus dilakukan di setiap pertandingan dan lini. Yang terpenting bagi tim adalah mereka harus selalu bermain dengan hati. Mudah-mudahan anak-anak mempunyai motivasi tinggi untuk berbuat yang terbaik."

Pada laga yang berkesudahan imbang 0-0 itu, Nil menurunkan sejumlah pemain yang tidak menjadi pemain utama pada laga melawan Timor Leste beberapa hari sebelumnya.

Jhonny van Beukering tidak diduetkan bersama Bambang Pamungkas atau Bepe melainkan bermain secara bergantian.

Andik Vermansyah dan Oktovianus Maniani dipasang dari awal mengganti tempat yang sebelumnya diisi Ellie Aiboy dan Vendry Mofu.

"Saya tidak bisa bilang komposisi tim ini terbaik, yang lain bukan. Itu sama saja mengecewakan pemain," kata Nil.

Nil juga belum angkat bicara mengenai pemain yang akan dicoret meski saat ini pemusatan latihan diikuti oleh 22 pemain sedangkan kuota maksimal Piala AFF berjumlah 23 orang.

Dia juga memuji penampilan pemain Kamerun dan Van Beukering.

"Kamerun memiliki kelebihan kekuatan, kecepatan dan postur tubuh yang besar. Sedangkan pemain naturalisasi Van Beukering punya kemampuan menjaga bola (ball keeping) yang bagus," katanya.

"Mengenai penampilan Ellie yang belum positif, kami selalu punya banyak rencana strategi untuknya. Jika si A tidak main, ada pemain B," lanjutnya.

Indonesia akan memainkan pertandingan pertamanya di Grup B Piala AFF 2012 melawan Laos pada 25 November. Tiga hari kemudian timnas akan meladeni Singapura, lalu menghadapi tuan rumah Malaysia pada 1 Desember.
    
                                                    Pelatih Kamerun Puji Kiper Indonesia
Pelatih tim nasional Kamerun mengakui bahwa "man of the match" atau pemain terbaik pertandingan persahabatan Indonesia lawan Kamerun di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta adalah dua kiper Indonesia yang melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.

"Saya merasa pemain terbaik di pertandingan sore ini adalah kiper Indonesia yang melakukan beberapa penyelamatan krusial," kata pelatih tim nasional Kamerun Nke Dieudonne saat melakukan jumpa pers di hadapan sejumlah pewarta di Jakarta, Sabtu.

Kiper Indonesia Endra Prasetya dan Wahyu Tri Nugroho masing-masing bermain di babak pertama dan kedua.

Endra mampu mengagalkan sejumlah peluang termasuk saat duel satu lawan satu menghentikan laju penyerang Makonn Longa Thierry.

Kiper klub Persebaya IPL itu menyapu bola keluar area kotak penalti meski akhirnya harus terkapar setelah bertabrakan.

Sedangkan Wahyu Tri Nugroho yang masuk menggantikan Endra di babak kedua, mampu melakukan penyelamatan gemilang.

Saat memasuki dua menit jelang bubaran, kiper klub Persiba Bantul itu mampu menepis peluang sundulan dari penyerang Kamerun.

Jika "heading" itu mampu masuk ke jala gawang Indonesia, tentu tim Garuda akan kesulitan menyamakan kedudukan karena waktu pertandingan hampir habis.