Tim Subuh Keliling Ketapang bersilaturahmi dengan Wali Kota Singkawang

id Wali Kota Singkawang,Tjhai Chui Mie,silaturahmi,tim subuh keliling Ketapang,Kalbar

Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Tjhai Chui Mie (tengah baju merah), menerima kunjungan silaturahmi tim Subuh Keliling Kabupaten Ketapang, di rumah dinas di Singkawang, Jumat (14/6/2019). (FOTO ANTARA/Rudi)

Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Tjhai Chui Mie menerima kunjungan silaturahmi tim "Subuh Keliling" dari Kabupaten Ketapang di rumah dinasnya yang beralamat di Jalan Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

"Atas nama pemkot dan masyarakat Singkawang saya menyambut baik kehadiran bapak dan ibu, semoga silaturahmi ini tetap terjaga dan terus di tingkatkan di masa-masa yang akan datang" kata Tjhai Chui Mie, di Singkawang, Jumat.

Ia mengatakan bahwa kehadiran tim Subuh Keliling dari Kabupaten Ketapang tentunya akan menjadi berkah bagi masyarakat Singkawang. Karena dari silaturahmi akan berdampak pada kesadaran akan perlunya kepedulian satu sama lain.

"Tanpa silaturahmi manusia tak akan kaya, karena setiap usaha selalu perlu dukungan dukungan manusia lainnya," ujarnya.

Oleh sebab itulah, katanya, silaturahmi dikatakan sebagai pembuka pintu rezeki. Silaturahmi juga bisa dijadikan sebagaj sarana relasi sosial untuk memecahkan beragam kebuntuan ataupun masalah yang rumit di dalam keluarga ataupun masyarakat.

"Silaturahmi juga dapat memanjangkan usia, bukan dalam hitungan angka namun jika kita rajin melakukannya maka kenangan setiap yang kita kenal dan sentuh akan menyebutkan nama kita. Bahkan tidak mungkin terus ada dalam doa mereka sekalipun kita sudah tiada nantinya," katanya.

Tjhai Chui Mie berharap jalinan silaturahmi yang telah terbina antara tim subuh keliling Kabupaten Ketapang dengan tim Safari Fajar Kota Singkawang agar terus di tingkatkan. Supaya manfaat yang diperoleh dari silaturahmi dapat selalu dirasakan.

Dalam keseharian, katanya, silaturahmi tidak boleh ditinggalkan bahkan kini yang tinggal di rumah pun tetap bisa menjalin silaturahmi lewat media sosial atau gawai yang makin canggih.

"Setiap hari silaturahmi bisa menjadi sarana rekonsiliasi yang sangat efektif dalam upaya menyelesaikan kekhilafan, ketegangan, perselisihan, konflik antara anggota keluarga ataupun masyarakat," demikian Tjhai Chui Mie.

Baca juga: Wali Kota Singkawang buka puasa bersama 460 anak panti asuhan

Baca juga: Wakil wali kota Singkawang terima tamu H+2 Lebaran

Pewarta : Rendra Oxtora
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar