Legislator Kalsel: Masalah jalan jangan ganggu angkutan lebaran

id DPRD Kalsel

DPRD Kalsel. ANTARA/pri

Banjarmasin (ANTARA) - Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga membidangi perhubungan mengharapkan masalah jalan di provinsinya jangan sampai mengganggu kelancaran angkutan lebaran 1440 Hijriah.

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel H Riswandi SIP mengemukakan harapan tersebut di Banjarmasin, Senin (27/5) menanggapi keluhan pengguna jasa angkutan umum di provinsinya yang terdiri atas 13 kabupaten/kota itu.

"Memang beberapa jalan di Kalsel ada di antaranya atau sejumlah titik/ruas yang mengalami kerusakan, baik jalan trans Kalimantan ke arah timur maupun menuju daerah hulu sungai (Banua Anam)," tuturnya.

"Kondisi jalan trans Kalimantan tersebut, baik berdasarkan informasi masyarakat maupun yang saya lihat serta rasakan sendiri seperti jurusan Banjarmasin - Banua Anam," katanya.

Oleh karenanya, wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel IV/Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) itu berharap agar pemerintah atau instansi terkait membenahi jalan yang rusak tersebut.

"Mungkin masih ada waktu untuk membenahi jalan yang rusak tersebut, sebelum tiba Idul Fitri, 1 Syawal 1440 H yang diperkirakan bertepatan 5 Juni 2019," ujar anggota DPRD Kalsel tiga periode dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

"Pembenahan jalan trans Kalimantan itu mungkin untuk sementara berupa tambal sulam, jika waktu dan keuangan belum memungkinkan buat peningkatan atau rehabilitasi total," demikian Riswandi.

Banua Anam Kalsel itu meliputi Kabupaten Tapin, HSS, HST, Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong, yang jalan trans Kalimantannya mengakses ke Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sementara jalan trans Kalimantan arah timur Kalsel melewati tiga wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kabupaten Kotabaru yang mengakses ke Kaltim.

Pewarta : Sukarli
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar