Selama Lebaran, Dinkes Bantul siagakan RS dan puskesmas 24 jam

id Rumah sakit,puskesmas,siaga ,lebaran,bantul,yogyakarta

Salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Bantul (FOTO ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiagakan rumah sakit  (RS) dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di wilayah ini untuk membuka pelayanan kesehatan dalam 24 jam selama libur Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Selain menyiapkan pos kesehatan Lebaran, untuk rumah sakit dan puskesmas-puskesmas yang rawat inap akan selalu standby 24 jam," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinkes Bantul Agus Triwidiyantoro di Bantul, Minggu.

Dengan demikian, kata dia, selama musim Lebaran sejak arus mudik hingga arus balik Lebaran akan ada pelayanan instalasi gawat darurat (IGD) puskesmas maupun di rumah sakit dengan petugas medis yang tidak cuti.

"Untuk layanan IGD selama 24 jam baik pada waktu Lebaran atau pada waktu cuti bersama. Dan puskesmas selama cuti bersama yaitu tanggal 3, 4 dan 7 Juni tetap semuanya ada pelayanan dari semua puskesmas," katanya.

Agus mengatakan, dalam kesiapsiagaan menghadapi Lebaran 2019, Dinkes Bantul menyiapkan sebanyak 200 personel baik tenaga medis maupun non-medis yang siap membantu dalam penanganan masalah kesehatan kepada masyarakat.

"Jumlah personel yang kita persiapkan sekitar 200 orang baik dari rumah sakit, puskesmas kemudian PSC (public safety center) 119, relawan agen 119 atau masyarakat umum yang kita latih untuk membantu kegiatan PSC 119," katanya.

Dia juga mengatakan, untuk Pos Kesehatan di Jalan Raya yang didirikan Dinkes Bantul ada empat pos yang secara umum dimulai pada H - 4 sampai H + 4 Lebaran, bisa bervariasai sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Empat Pos Kesehatan Jalan Raya itu antara lain Pos Bantul Kota yang berada di seputaran Pasar Bantul, Pos Timur Jembatan Srandakan di sekitar bundaran Srandakan, Pos Jalan Lingkar Timur Ketandan dan Pos Piyungan di Jalan Wonosari.

Menurut dia, setiap Pos Kesehatan Jalan Raya akan dilengkapi dengan sejumlah petugas medis dan relawan serta tidak menutup kemungkinan disiagakan mobil ambulans beserta sopir lengkap dengan peralatan medis dan obat-obatan.

"Nanti ada dua 'shift', masing-masing 'shift' satu ambulans dengan beberapa personel, kemudian teman-teman yang di puskesmas dan rumah sakit juga akan selalu 'standby' mem-'backup' termasuk PSC 119 yang ada di Palbapang," katanya.

Baca juga: BPBD Bantul petakan jalur mudik dan wisata rawan longsor

Baca juga: Dishub Bantul periksa kelengkapan bus hadapi mudik Lebaran

Baca juga: Bantul minta sejumlah SPBU buka 24 jam

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar