Saat mudik, ada dua pos polisi di lokasi rawan perampokan Musi Rawas

id Mudik 2019

Sejumlah polisi berdiri di depan pos yang akan difungsikan sebagai pos pengamanan Opearsi Ketupat 2015 di depan Taman Adipura, Kamis (9/7). (Slamet Hidayat)

Palembang (ANTARA) - Polres Musi Rawas menyiapkan dua pos pengamanan dan satu pelayanan di lokasi rawan perampokan untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2019.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro di Musi Rawas, Rabu, mengatakan, ketiga pos tersebut terletak di Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Muara Kelingi, Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas dan Jalan Lintas Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

"Kawasan ini merupakan perlintasan banyak kendaraan karena merupakan jalan lintas Sumatera yang banyak dilalui pemudik," kata dia.

Ia mengatakan, pilihan tempat pos pengamanan itu juga berdasarkan keputusan bersama hasil dari rapat bersama yang melibatkan TNI, pemerintah daerah serta instansi vertikal terkait.

Selain pos pengamanan dan pelayanan, ia melanjutkan, Polres juga menyiagakan pasukan gabungan yang terdiri dari Polri, Brimob, TNI dan Satpol PP Musi Rawas dan Muratara selama arus mudik Lebaran.

Ia menjelaskan, sejauh ini polisi sudah memetakan beberapa titik yang rawan kecelakaan atau kriminal.

Untuk wilayah rawan kecelakaan di antaranya di Kecamatan Tuah Negri dan Kecamatan Muara Kelingi. Sementara wilayah seperti Kecamatan Rupit dan Kecamatan Rawas Ulu dipetakan sebagai rawan kriminalitas

"Kami membagi dua titik rawan dalam perjalanan mudik Lebaran nanti, yaitu rawan kecelakaan dan rawan perampokan maupun penodongan," kata dia.

Arus mudik lebaran di wilayah Musi Rawas diprediksi akan dipadati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, sekitar tiga hari menjelang lebaran Idul Fitri atau H-3 hingga beberapa hari setelah lebaran.

Baca juga: ASDP imbau pemudik menyeberang di siang hari, ini alasannya
Baca juga: Menpar sebut mudik lebaran sebagai momentum pemerataan ekonomi


 

Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar