Baznas gelar Kampung Ramadhan di Lombok Barat

id Baznas,Kampung Ramadhan

Sejumlah ibu rumah rumah tangga membeli pengan olahan dan takjil berbuka puasa di salah satu pelaku usaha kecil menengah di Kampung Ramadhan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. (ANTARA/Awaludin)

Mataram (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Microfinance menggelar Kampung Ramadhan 1440 Hijriah di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dalam rangka mendorong penguatan usaha mikro terutama mitra Baznas Mircofinance Desa (BMD).

"Kampung Ramadhan tersebut juga menjadi ikhtiar Baznas dalam menstimulus kebangkitan Lombok sebagai wisata halal dunia," kata Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI, Irfan Syauqi Beik, di Lombok Barat, Minggu.

Baznas Microfinance bersama Pemerintah Desa Kuripan selaku panitia penyelenggara, menyediakan 100 stand di Kampung Ramadhan.

Kegiatan Kampung Ramadhan yang dimulai setelah shalat Ashar digelar selama tujuh hari mulai 11-17 Mei 2019. Namun tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang hingga menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah.

Selain diisi masyarakat sekitar, stand juga diisi oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) binaan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Mitra BMD Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dari salah satu rumah sakit swasta.

"Kami menyediakan stand-stand untuk mengakomodir masyarakat berjualan produknya. Kita buka peluang ke masyarakat sehingga produk mereka dapat dinikmati bukan hanya di desa ini tapi juga luar desa," kata Direktur Baznas Microfinance, Noor Aziz.

Tidak hanya sekedar berjualan di sepanjang jalan Desa Kuripan, kata Aziz, Kampung Ramadhan juga menggelar sejumlah agenda bertema Islami seperti lomba dai cilik, hafiz cilik dan lomba tadarus, serta nonton bareng film "Iman Di Pangkuan Sang Faqir.

"Film tentag kemanusiaan tersebut merupakan film yang dirilis oleh Baznas dan telah diputar di bioskop besar di Jakarta," kata Aziz.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, menilai kegiatan yang diinisiasi Baznas sebagai hal yang positif dan luar biasa.

Untuk itu, Fauzan meminta agar pada tahun berikutnya pemerintah desa bersama dinas terkait dapat melanjutkannya.

"Baznas ini sebagai pencetusnya dan membantu kita di awal dan selanjutnya menjadi tugas dan tanggung jawab kita melanjutkan kegiatan positif semacam ini," katanya.

Bupati Lombok Barat  juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kontribusi yang luar biasa dari Baznas untuk Lombok Barat.

Bahkan, Fauzan mengakui Baznas menjadi yang pertama berinisiatif untuk memfasilitasi Lombok Barat membuka pasar menggantikan pasar yang rusak akibat gempa di wilayah utara Lombok Barat.

"Alhamdulillah tindak lanjut dari Baznas Pusat kini sudah punya kantor tetap untuk Baznas Microfinance di Gunungsari. Mudah-mudahan kita buat nanti cabang-cabangnya termasuk di wilayah Gerung, Kediri, Kuripan, dan lainnya," katanya.

Pewarta : Awaludin
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar