Polres Jakarta Barat gagalkan penyelundupan 120 kg sabu

id Narkoba,Jakarta barat,Argo yuwono

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi (kedua kiri) bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (ketiga kiri), Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz (kedua kedua) dan Putri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull (kiri) menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu saat gelar perkara kasus Narkotika jaringan Internasional di Polres Jakarta Barat, Kamis (25/4/2019). Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 120 kilogram serta mengamankan tiga tersangka berinisial JP alias LO, HT alias TN dan MS alias KK. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat berhasil menggagalkan penyelundupan 120 kilogram sabu-sabu yang diangkut menggunakan truk ekspedisi via Tol Bakauheni, Lampung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono yang hadir dalam konferensi pers pengungkapan narkoba tersebut di Mapolres Metro Jakarta Barat mengatakan penyelundupan tersebut dilakukan oleh jaringan pengedar internasional.

"Ini jaringan dari Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Barang ini dari Myanmar, kemudian lewat darat ke Thailand, lalu ke Malaysia, dan ke Indonesia menggunakan kapal lewat laut untuk membawa ini," kata Argo di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis.

Dijelaskan Argo pengungkapan ini adalah pengembangan dari 40 kilogram sabu yang diamankan oleh Polres Jakarta Barat pada November tahun lalu.

"Ini adalah pengembangan adalah tangkapan Polres Jakbar pada bulan November 2018 yang saat itu mengamankan 40 kilogram sabu dan dikembangkan yang sekarang mendapat 120 kilogram," tutur Argo.

Argo mengatakan modus pengiriman kali ini adalah menyamarkan 120 kilogram sabu-sabu yang dikemas dalam lima karung di antara ratusan karung arang.

Polisi kemudian mengamankan supir truk yang berinisial JJ beserta kernet ke Mapolres Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Berdasarkan pengakuan JJ, diketahui pemilik lima karung sabu-sabu tersebut berada di Pekanbaru. Personel Polres Jakbar kemudian berangkat ke Pekanbaru dan menangkap kakak beradik inisial H dan M yang mengaku sebagai sebagai pemilik sabu-sabu tersebut, keduanya kemudian diterbangkan ke Jakarta.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pengungkapan ini adalah bagian dari strategi jajarannya untuk mengubah stigma Jakarta Barat sebagai surganya narkoba.

“Ini adalah bagian dari strategi kami dalam upaya pemberantasan narkoba dimana sebelumnya sudah ada stigma di Jakarta Barat ini surganya narkoba," ujar Hengki.

Hengki mengatakan jajarannya sudah beberapa kali mengungkap pabrik narkoba dan beberapa kali kita melakukan penangkapan di luar Jakarta Barat.

"Ini adalah salah satu strategi tim kami yaitu 'preemtive strike'. Kita serang sebelum sampai ke Jakarta. Karena apabila sudah sampai ke Jakarta dan barang sudah dibagi, maka akan susah lagi ditangkap," pungkas Hengki.

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar