Gubernur : Situasi NTB pascapemilu aman

id Gubernur NTB ,situasi pemilu ,pilpres 2019

Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menerima silaturrahmi kepala BIN dan seluruh Kepala Kesbangpoldagri dari kabupaten/kota se-NTB di ruang kerjanya di Mataram, Kamis. (Foto ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H Zulkieflimansyah mengatakan, situasi di daerahnya dalam keadaan aman pascapemilu presiden dan legislatif yang berjalan aman dan lancar pada 17 April 2019.

Hal ini ditegaskan Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menerima silaturrahmi kepala BIN dan seluruh kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) dari kabupaten/kota se-NTB di ruang kerja gubernur di Mataram, Kamis.

Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul ini menyampaikan pesan kuat untuk membangun daerah ini ke depan, yaitu terus merawat keberagaman yang ada sebagai modal sosial berharga bagi daerah dan bangsa.

"Kalau ada selisih dan silang pendapat, perlu dibuatkan jembatan pengertian," jelasnya.

Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat pemerintah TNI/Polri dan masyarakat NTB yang telah menyukseskan pesta demokrasi 17 April 2019 lalu. Meskipun, terdapat kendala di lapangan, namun pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPD dan anggota legislatif itu, berlangsung aman dan lancar.

Menurut gubernur, salah satu misi Pemerintah Provinsi NTB, yakni NTB yang amman dan berkah. Misi ini akan tercapai apalagi seluruh komponen pemerintah dan masyarakat, bahu membahu, menciptakan suasana daerah yang kondusif.

"Terima kasih atas keraja samanya menjaga daerah ini," ujar Doktor Zul.

Orang nomor satu di NTB juga itu menyampaikan akan terus menyapa masyarakat dengan berbagai latar belakang suku, ras, agama dan golongan yang ada di NTB.

"Masyarakat kita ini senang kalau dikunjungi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpoldagri NTB HL Syafi'i mengatakan, keadaan masyarakat NTB saat ini aman dan kondusif.

"Tidak ada hal hal yang menyebabkan terganggunya stabilitas keamanan di tengah-tengah masyarakat. Kalaupun terjadi, itu hanya skala kecil dan cepat diselesaikan," katanya.

Pewarta : Nur Imansyah
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar