Menhub apresiasi warga hibahkan tanah untuk pembangunan

id Hibah Tanah ,Jalur Ganda KA ,Suparman ,Menhub RI ,Budi Karya Sumadi ,Desa Tenjoayu ,Kabupaten Sukabumi

Warga Kampung Cibeber, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar yakni Suparman menghibahkan tanahnya dengan memberikan sertifikat tanah kepada Menhub RI Budi Karya Sumadi. (Megapolitan.Antaranews.Com/Aditya AR).

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Menteri Perhubungan mengapresiasi warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang telah menghibahkan tanahnya seluas sekitar 3 ribu meter persegi untuk membantu proses pembangunan jalur ganda keret api Sukabumi-Bogor.

"Saya terkejut mendapatkan informasi bahwa ada warga yakni Pak Suparman yang ingin menghibahkan tanahnya untuk kepentingan pembangunan insfrastruktur transportasi perhubungan yakni jalur ganda KA di Kampung Cibeber, Desa Tenjoayu," kata Menhub Budi Karya Sumadi di Sukabumi, Kamis.

Menurutnya, warga yang seperti Suparman ini sangat jarang ditemukan mungkin baru kali ini ada masyarakat yang mau mengiklaskan tanahnya untuk pembangunan. Dan tentunya ini harus dicontoh oleh semua warga, karena pembangunan yang dilakukan pemerintah di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla demi percepatan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan dan pemerataan ekonomi.

Tanah yang dihibahkan untuk pemerintah ini, diserahkan kembali ke pihak desa yang nantinya untuk menunjang pembangunan jalur ganda kereta api. Informasinya, warga Kampung Cibeber ini sengaja menghibahkan tanahnya tersebut agar akses jalan untuk warga di sekitar jalur ganda KA ini lebih memadai.

Bahkan, dirinya terkejut saat mendapatkan informasi dari anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yakni Dewi Asmara yang menelpon dirinya secara langsung bahwa ada warga yang ingin menghibahkan tanahnya itu.

"Pak Suparman ini harus menjadi contoh bagi siapapun masyarakat di Indonesia, dengan keiklasannya ini tentunya bisa membuahkan pahala serta mempercepat proses pembangunan jalur ganda KA ini," tambahnya.

Budi mengatakan saat ini pembangunan jalur ganda tersebut dihentikan sementara dan dalam waktu dekat dilanjutkan setelah proses tender atau lelang pelaksana pembangunan selesai.
 

Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar