Kemenkes minta pembangunan kesehatan di Sulbar menjadi perhatian

id Kesehatan,Sulbar,menjadi perhatian

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan, Anung Sugihantono, pada rakortek Dinkes Sulbar, di Mamuju, Selasa (2/4/2019) (FOTO ANTARA/HO-Antaranews/M Faisal Hanapi)

Mamuju (ANTARA) - Kementerian Kesehatan meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memerhatikan pembangunan kesehatan dalam rangka mendukung peningkatkan sumber daya manusia (SDM) di daerah itu.

"Pemerintah harus mampu menyelesaikan berbagai faktor dan risiko kesehatan, karena dasarnya adalah investasi untuk mencapai SDM yang berkualitas dan menjadi daya saing suatu daerah atau bangsa," kata Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan, Anung Sugihantono, di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan, penyakit tidak menular bukan hanya untuk dibicarakan, namun banyak hal yang harus diperhatikan tentang hal itu, seperti menyelesaikan berbagai faktor dan risiko yang ada.

Oleh karena itu, kata dia, pembangunan yang dilaksanakan di Sulbar harus memperhatikan pembangunan yang berkonsep kesehatan, karena dengan kesehatan SDM meningkat bangsa ini akan maju dan berkembang.

"Upaya membangun kesehatan tentu membutuhkan kerja keras serta berkesinambungan untuk saat ini hingga nantinya demi masa depan bangsa,

Ia mengaku percaya Dinas Kesehatan di Provinsi Sulbar dapat bekerja lebih baik lagi mewujudkan pembangunan kesehatan.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulbar Hamzah, meminta masyarakat untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pola hidup sehat.

Karena itu, rapat koordinasi teknis (rakortek) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Sulbar dengan mengangkat tema "Penguatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menuju Cakupan Kesehatan Semesta" diharapkan dapat membuat pembangunan kesehatan semakin baik.

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Sulbar dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, sehingga ada tantangan mengubah pola hidup masyarakat menjadi tidak sehat akibat pola makan tidak teratur dan meningkatkan kematian.

"Hal-hal semacam itu perrlu diantisipasi," katanya.

Baca juga: Dinkes: puskesmas di Sulbar banyak belum memenuhi standar pelayanan

Baca juga: Pengadaan Obat Generik Dinkes Sulbar Dibatalkan

Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar