Capres Jokowi kampanye di Palembang Sport Convention Center

id Karding kampanye Jokowi,jokowi kampanye,palembang

Wakil Ketua TKN KIK, Abdul Kadir Karding, di Palembang, Selasa (2/4/2019). (ANTARA/Agus Salim)

Palembang (ANTARA) - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, terbang ke Palembang untuk berkampanye terbuka pada Selasa ini, usai menyapa warga Sorong, Papua Barat.

Jokowi direncanakan menyapa warga Palembang dalam kampanyenya di kota itu. Kampanye dijadwalkan digelar di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) .

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Karding, di Palembang, Selasa, mengatakan, di Palembang, Jokowi akan memaparkan sejumlah program kerjanya sebagai calon presiden.

Di antaranya tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah (KSM), dan Kartu Prakerja.

Dari data yang ada, saat ini sudah salurkan PKH sebanyak 59.000 keluarga, 1,4 juta jiwa untuk KIS, dan 105 ribu siswa penerima KIS di Palembang. "Jumlah itu akan terus ditingkatkan pada periode kedua Jokowi nanti," kata Karding.

Tak hanya itu, pada November 2018 lalu, Jokowi juga menyerahkan Kawasan Hutan Nasional seluas 56 ribu hektare untuk dikelola oleh 1.900 KK dari 10 Kabupaten di Sumatera Selatan.

Sementara untuk mengatasi kemiskinan di wilayah ini, kata Karding, pasangan Jokowi-Maruf mempunyai banyak cara. Salah satu kunci utamanya adalah optimalisasi infrastruktur.

Saat ini, Palembang sudah punya LRT. Dengan LRT ini Palembang bersiap menjadi menjadi kota maju dan modern.

Selain itu, Palembang juga sudah punya Jembatan Musi IV yang menghubungkan Seberang Ulu dan Ilir Palembang.

Tak hanya itu, Palembang juga sudah punya tol Palembang-Banyuasin. Tol ini bisa membuka akses lalu lintas barang dan meningkatkan investasi industri. Dalam waktu yang tak lama lagi wilayah ini akan memiliki tol yang menghubungkan Palembang-Lampung.

"Karena itu dalam Pilpres nanti pilih pemimpin yang berpengalaman. Yang punya komitmen untuk rakyatnya," ujar Karding.

Pewarta : Agus Salim
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar