PKS Banjarmasin kampanye berjejer perjuangkan SIM seumur hidup

id pks,kampanye pks,perjuangkan sim seumur hidup,kota banjarmasin

Arsip. Simpatisan PKS mengikuti kampanye terbuka Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Banjarmasin (ANTARA) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kampanye dengan cara berdiri berjejer di tepi jalan, Sabtu sore atau sesudah shalat Ashar.

Kampanye PKS yang massanya berjejer di pinggir jalan simpang empat Bundaran Hasanuddin HM Kayu Tangi Banjarmasin itu mengangkat tema perjuangkan surat izin mengemudi (SIM) seumur hidup.

Selain itu, penghapusan pajak motor, memperjuangkan Rencana Undang Undang (RUU) tentang Ulama dan Simbol Agama, serta bebas pajak di bawah penghasilan delapan juta rupiah.

Perjuangan lain dari partai politik (parpol) yang mengusung tema-tema dakwah itu juga memenangkan pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi pada pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres & Pilwapres) 7 April 2019.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Banjarmasin, Hendra menjelaskan, kampanye berjejer flashmob tersebut untuk menyakinkan masyarakat untuk bisa memilih parpolnya dengan program utama kampanye pro rakyat dan ulama.

"Hadirnya kami Flashmob berjejer di pinggir jalan Kayu Tangi ini tidak lain adalah mengajak masyarakat untuk bisa melihat kepedulian kami kepada rakyat kecil dan para ulama yang kita hormati," katanya.

Pada kesempatan tersebut PKS juga menggelar tagline "kampanye minim sampah" sebagai edukasi agar bisa berkampanye tanpa sampah, tanpa kantong plastik, tanpa sedotan, tanpa air minum dalam kemasan.

Kampanye minim sampah tersebut juga mendukung sepenuhnya Visi Misi Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang sudah familiar dengan Banjarmasin "Barasih Wan Nyaman" (bersih dan nyaman) dengan singkatan "Baiman" di kota berjuluk seribu sungai.

Dalam kampanye PKS Baiman itu juga membagikan bunga putih ke masyarakat sebagai simbol Pemilu Damai, serta mengingatkan masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini.

"Saat ini tidak boleh ada lagi masyarakat yang Golput atau memilih. Harapan tersebut masih ada, dan PKS tegas perjuangkan Islam," demikian Hendra.

Baca juga: PKS serius perjuangkan penghapusan pajak motor
Baca juga: PKS kampanye dialogis kenalkan Prabowo-Sandi
Baca juga: PKS Depok gelar flashmob sepanjang Margonda

Pewarta : Sukarli
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar