Gubernur Khofifah lepas ekspor daun kelor ke Korsel

id gubernur jatim,khofifah indar parawansa,ekspor,daun kelor

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) saat melepas ekspor komoditas pertanian Jatim di Terminal Petikemas Surabaya, Kamis (21/3). (Foto Didik Suhartono)

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku tertarik terhadap ekspor 12 ton daun kelor ke Korea Selatan yang menjadi salah satu komoditas pertanian di wilayah setempat.

“Hari ini ada yang menarik menurut saya, yaitu daun kelor, ternyata pangsa pasarnya di Korea Selatan,” ujarnya di sela melepas ekspor komoditas pertanian Jatim di Terminal Petikemas Surabaya, Kamis.

Daun kelor merupakan tumbuhan yang memiliki fungsi obat dan bermanfaat bagi kesehatan sehingga dibutuhkan serta layak untuk dikonsumsi.

Menurut dia, Jatim memiliki potensi yang besar di sektor pertanian dan memiliki peluang untuk meraup devisa negara dari ekspor non-migas.

Melihat potensi tersebut, orang nomor satu di Pemprov Jatim itu mendukung dan mendorong ekspor komoditas pertanian Jatim untuk merapatkan barisan serta bersinergi dengan instansi terkait.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga ingin mengajak eksportir membangun hubungan yang kuat dengan UKM dan IKM, apalagi di sektor agro.

“Sinergitas antara komoditas-komoditas unggulan dan andalan bisa dimaksimalkan ekspornya dengan tetap memperhatikan petani, pelaku UKM dan IKM perlu mendapat pendampingan,” ucap Khofifah.

Sementara itu, ekspor ini merupakan inisiasi Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian dengan program “Ayo Galakkan Ekspor Produk Pertanian oleh Generasi Milenial Bangsa” atau Agro Gemilang.

Selain daun kelor, pelepasan kali ini berupa komoditas tumbuhan yaitu, 60,231 meter kubik plywood (kayu triplek) ke Singapura, 19,1 ton kopi ke Belgia, 22,5 ton kilogram gagang cengkeh ke Kanada dan 81 ton margarin ke Ghana.

Ekspor juga dilakukan pada komoditas hewan dan produk hewan, yakni 25,5 ton susu ke Malaysia, 140 ton premix ke Spanyol, 19 ton “Sterilized Kenaf Core Dry” ke Jepang, 34 ton Bulu Bebek ke Taiwan, 130 ton “Calcium Salt” ke Barcelona, dan 300 kilogram sarang burung walet ke Hong Kong. 

Baca juga: KBRI Roma buka akses produk UKM Jatim
Baca juga: Emil janji perkuat ekspor tembakau di Jatim


Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar