Literasi digital semakin tingkatkan perusahaan rintisan

id literasi digital,vokasi

ilustrasi - Presiden Joko Widodo memperhatikan motor yang dipajang pada salah satu stan dalam acara Digital Startup Connect 2018 di Jakarta, Jumat (7/12/18). Acara yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari kalangan muda dan disponsori BTN itu merupakan kegiatan bagi perkembangan ekosistem "startup" (perusahaan rintisan) yang jumlahnya ribuan di Indonesia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Direktur Indosat Mega Media (IM2) Heri Sukmono mengatakan literasi digital di kalangan mahasiswa dan dosen akan meningkatkan jumlah perusahaan rintisan kaum milenial.

"Para mahasiswa harus bisa melahirkan perusahaan rintisan milenial yang bisa memberikan solusi bagi masyarakat," ujar Heri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Literasi digital sendiri terdiri dari tiga aktivitas, yakni menemukan, mengevaluasi dan mengonsumsi konten digital, membuat konten digital, serta berkomunikasi atau membagikannya. Dengan kata lain, yakni kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengomunikasikan yang membutuhkan keterampilan kognitif dan teknis.

Saat ini, kata dia, dunia mulai dihadapkan dengan Industri 5.0 atau era masyarakat cerdas (smart society). Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan juga harus masuk dan mulai melakukan penyesuaian ke era ini.

Oleh karena itu, pihaknya bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam bidang penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan vokasi dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jaringan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK)

Dekan Fakultas Teknik UMM Dr Ahmad Mubin ST MT menyatakan perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan juga harus masuk dan mulai melakukan penyesuaian ke era ini. Dengan demikian smart university tidak hanya menunjang proses belajar-mengajar, tapi juga mendukung decision support system (DSS) atau sistem pengambilan keputusan yang membantu seorang pimpinan membuat keputusan.

Pewarta : Indriani
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar