40 unit hunian sementara bantuan TNI diserahkan ke warga Rajabasa Lampung Selatan

id hunian sementara,lampung selatan,tsunami selat sunda

Arsip. Sejumlah pengungsi bersiap memasuki Hunian Sementara (Huntara) yang baru diresmikan penggunaannya di Kelurahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (15/1/2019). (ANTARA FOTO/BASRI AMRZUKI)

Lampung Selatan (ANTARA) - Sebanyak 40 hunian sementara (huntara) bantuan TNI telah diserahkan kepada warga terdampak tsunami Selat Sunda di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Informasi dari Diskominfo Lampung Selatan, di Kalianda, Rabu, penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0421 Lampung Selatan Mayor Inf Agus Waluyo di lokasi huntara yang berada di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Selasa (5/3).

Turut hadir sekaligus ikut menyerahkan Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Priyanto Putro, Wakapolres Lampung Selatan, Pengurus PGTI Pusat, dan Kepala BPBD Lampung Selatan.

Kasdim 0421 Lampung Selatan Mayor Inf Agus Waluyo menuturkan, tujuan dibangun huntara tersebut adalah untuk membantu pemerintah daerah dan juga membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana agar dapat hidup dengan layak.

"Meskipun ini sifatnya hanya sementara, akan tetapi jauh lebih nyaman dibandingkan berada di tempat pengungsian," ujar Agus yang menyampaikan sambutan Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kol Inf Taufiq Hanafi.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, fasilitas huntara yang dibangun TNI AD bekerjasama dengan PGTI Lampung sebanyak 40 unit. Rinciannya 20 unit di Desa Way Muli Induk dan 20 unit di Desa Rajabasa.

Masing-masing huntara itu dilengkapi dengan perlengkapan rumah tangga, antara lain lemari pakaian 1 buah, meja kursi plastik 1 set, kasur 2 buah, kompor berikut tabung gas, sembako, selimut dan sarung, alat makan, serta peralatan mandi.

"Semoga hunian sementara yang kita bangun ini, dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana," katanya lagi.

Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Priyanto Putro yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI beserta para donatur yang telah ikut berpartisipasi membantu masyarakat yang terkena bencana.

"Tentunya kami (pemerintah daerah) sangat senang sekali dengan adanya sifat gotong royong dan kebersamaan dalam mengatasi masalah bencana ini. Sejak awal terjadi bencana, peran semua pihak ini luar biasa, dan kami sangat mengapresiasi itu," kata Priyanto.

Priyanto menambahkan, selain 20 unit huntara yang dibangun TNI, di Desa Way Muli Induk juga terdapat 3 unit huntara bantuan dari ICON+ yang merupakan anak perusahaan dari PT PLN. Kemudian pihaknya juga akan membangun kembali 25 unit di lokasi tersebut.

"Nanti di sebelah atas akan dibangun lagi sebanyak 25 unit, sehingga total di sini ada 48 unit. Saat ini alat berat sedang berada di Way Muli Timur, selesai land clearing di sana baru kita land clearing di sini," katanya pula.

"Harapannya, semua warga yang terkena dampak tsunami selama ini tinggal di tenda-tenda pengungsian, bisa menempati huntara. Karena memang huntara ini sangat layak," ujar dia lagi.

Pewarta : Budisantoso Budiman
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar