Ribuan orang ramaikan "Millennial Road Safety Festival" di Bantul

id tertib lalu lintas,millennial road safety festival,bantul

Arsip. Sejumlah mahasiswa mengikuti kegiatan glorifikasi millennial road safety festival di Aula Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Rabu (13/2/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Polres Aceh Barat tersebut bertujuan untuk mewujudkan generasi milenial cinta tertib lalu lintas menuju Indonesia gemilang. (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

Bantul (ANTARA) - Ribuan orang dari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meramaikan "Millennial Road Safety Festival" di depan Pasar Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu.

"Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, terutama generasi milenial di Bantul. Semua merayakan, menggelorakan kegiatan ini," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bantul AKP Cerryn Nova Madang Putri di Bantul, Minggu.

Festival ini merupakan program nasional yang diselenggarakan di seluruh provinsi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, terutama generasi milenial.

Kasatlantas Polres Bantul mengatakan bahwa kegiatan di arena "car free day" depan Pasar Bantul ini awalnya mengundang sekitar 7.000 orang. Namun, yang hadir diprediksi lebih dari undangan.

"Kalau kami melihat undangan itu, sekitar 7.000 orang. Akan tetapi, masyarakat Bantul yang hadir dan menyukseskan program nasional 'Millennial Road Safety Festival' ini lebih dari itu," katanya.

Pantauan di lokasi, ribuan orang mulai dari anak-anak hingga orang tua antusias mengikuti kegiatan yang diramaikan dengan jalan sehat dan senam bersama serta deklarasi milenial "safety riding: oleh dimas diajeng Bantul.

AKP Cerryn Nova menjekaskan tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan kesadaran berlalu lintas bagi generasi milenial agar nantinya dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

"Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi milenial (usia 17 sampai 35 tahun). Pada usia itu emosi masih tinggi dan masih banyak kurang tertibnya berlalu lintas, akhirnya dilaksanakan program nasional ini," katanya.

Bahkan, kata dia, kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bantul selama ini sekitar 15 persen melibatkan masyarakat usia produktif atau masih usia pelajar sekolah.

"Makanya, program ini dibuat agar masyarakat generasi milenial cinta lalu lintas. Apabila cinta lalu lintas, dia akan selalu tertib berlalu lintas," katanya.

Ia mengatakan anak muda atau generasi milenial itu sangat penting karena generasi milenial merupakan penerus bangsa Indonesia.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar