PDIP: jadikan Natal momentum bantu korban tsunami

id Hasto Kristiyanto,Perayaan Natal,Bencana tsunami

PDI-P (kpu)

Jakarta (ANTARA News) - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengucapkan Selamat Hari Raya Natal tahun 2018. Ia meminta solidaritas Natal menjadi jalan memperkuat solidaritas kebangsaan dan komitmen kemanusiaan. 

"Apalagi bagi bangsa Indonesia yang sedang berduka akibat bencana tsunami di Banten dan Lampung. Solidaritas Natal menjadi momentum  untuk  membantu korban bencana tsunami," kata Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Selasa.

Menurut Hasto,  PDI Perjuangan langsung mengirimkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dengan bergotong royong menangani tanggap darurat, bekerja sama dengan BASARNAS, BNPB, Pemerintah Daerah setempat, serta  seluruh elemen masyarakat. 

“Dapur umum pun sudah kami buat di beberapa titik. Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri turun tangan secara langsung, termasuk mengoordinir bantuan khususnya bagi perempuan dan anak-anak," katanya.

Menurut Hasto, Megawati memiliki perhatian besar terhadap keselamatan masyarakat dan antisipasi dari bencana. "Ibu Megawati sudah beberapa kali mengingatkan soal dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda," katanya.

Karena itu, kata dia, PDI Perjuangan melaksanakan peran dan kontribusi Baguna sebagai jalan kemanusiaan Partai untuk menolong rakyat yang menjadi korban, tanpa membeda-bedakan pilihan politinya. "Tim Solidaritas Kemanusiaan Baguna dalam memberikan bantuan kepada korban bencana tsunami di Selat Sunda, dipimpin langsung oleh Baguna Pusat," katanya.

Hasto menegaskan, Indonesia harus semakin bersatu, membangun kesadaran bersama terhadap berbagai kemungkinan bencana alam. “Penguatan sistem deteksi dini dan mitigasi bencana sebagai upaya mengurangi korban akibat bencana alam sangatlah penting. Misi penyelamatan dan mengurangi korban inilah yang menjadi spirit  Natal, karena Natal  adalah  perjuangan mencintai kehidupan," katanya.

Pewarta : Riza Harahap
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar