Beroperasi, Tol Solo-Ngawi jelang Natal-Tahun Baru

id tol solo-ngawi

Antrean kendaraan arus balik melintasi jalur tol fungsional Solo-Salatiga saat melewati jembatan Kali Kenteng, Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/6/2018). Kemacetan tersebut karena jalur tol fungsional yang curam sehingga pengguna jalan harus bergantian melewati. (ANTARA /Aloysius Jarot Nugroho)

Solo (ANTARA News) - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memastikan jalur tol tersebut akan bisa dipergunakan bertepatan dengan jelang momentum Natal dan Tahun Baru.

"Untuk ruas tol Solo-Ngawi pada momen Natal dan Tahun Baru ini sudah siap dioperasionalkan," kata Direktur Utama Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno di Solo, Selasa.

Apalagi, dikatakannya, untuk sertifikat layak uji ruas tol Sragen-Ngawi sudah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Menurut dia, untuk ruas Solo-Ngawi ini sepanjang 56 kilometer. Ia mengatakan ruas ini tersambung dari Solo, Ngawi, Wilangan, Kertosono, hingga Surabaya.

Pihaknya memperkirakan untuk waktu tempuh Solo-Surabaya sekitar 3-4 jam. Waktu ini lebih pendek sekitar 2 jam jika dibandingkan melewati jalan arteri, yaitu 5-6 jam.

Menurut dia, untuk Sragen-Ngawi saat ini sudah turun sertifikat layak ujinya sehingga tinggal menunggu peresmiannya.

"Untuk penetapan tarif sama dengan Solo-Sragen, yaitu untuk golongan I Rp1.000 per km," katanya.

Ia mengatakan jika saat ini untuk pengerjaan Solo hingga Ngawi sudah selesai dilakukan, untuk ruas Salatiga hingga Kartasura diperkirakan selesai pada bulan November.

"Untuk Salatiga hingga Kartasura ini masih menunggu selesainya konstruksi dan selesainya uji layak fungsi," katanya.

Sementara itu, pada momentum Natal dan Tahun Baru tersebut, pihaknya memprediksi jumlah kendaraan yang melewati ruas tol Salatiga-Kartasura di kisaran 60.000 kendaraan per hari.

Baca juga: Presiden akan resmikan gerbang tol Klodran
Baca juga: Layak fungsi Tol Solo-Kertosono diuji tim gabungan hari ini

Pewarta : Aries Wasita Widi Astuti
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar