Pelni kembali bertugas jadi kapal angkut bantuan kemanusiaan

id pt pelni,kapal angkut, bantuan kemanusiaan

Petugas menaiki motor peserta mudik gratis naik kapal laut ke KM Camara Nusantara 2 di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (12/6/2018). Pada program mudik gratis ke Semarang pulang pergi ini, PT Pelni (Persero) mengoperasionalkan enam kapal KM Sabuk Nusantara untuk mengangkut 2.502 pemudik dan tiga kapal KM Camara Nusantara untuk mengangkut 1.179 motor pemudik dengan cara konvoi. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA News) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-Pelni kembali mendapat penugasan dari Kementerian Perhubungan untuk menyelenggarakan angkutan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah. 

“KM Camara Nusantara 3 yang dioperasikan PT Pelni ini mengangkut total 70 (tujuh puluh) truk bantuan kemanusiaan, baik dari Kementerian Perhubungan, BUMN, perkumpulan,  serta seluruh stakeholders terkait di lingkungan Ibu kota dan sekitarnya,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Ridwan Mandaliko melalui keterangannya diterima di Jakarta, Jumat.

Dengan demikian, total muatan yang diangkut kurang lebih seberat 230 ton.

Warga DKI Jakarta, Bodetabek  dan sekitarnya dapat memanfaatkan KM Camara Nusantara 1, kapal  angkutan gratis ini, untuk mengirimkan bantuan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Rabu (10/10). Kapal akan berangkat pukul 10.00 WIB.

Ridwan mengatakan Pelni mengoperasikan  9 kapal tujuan Palu dari 7 titik pelabuhan pengiriman, meliputi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta; Tanjung Perak, Surabaya; Soekarno Hatta, Makasar; Pelabuhan  Nusantara Pare-pare, Semayang; Balikpapan; Bitung; Biak dan Nunukan. 

Sedangkan 9 kapal yang disiapkan meliputi KM Dobonsolo, Ciremai, KM Lambelu, Labobar, Binaiya, Egon dan 1 kapal Tol Laut KM. Lognus 1, Camara Nusantara 3 dan Camara Nusantara 1.

Bantuan tersebut diserahkan jajaran Kemenhub  kepada Nakhoda KM. Camara Nusantara 3, Capt. Roberto Matualage dengan disaksikan oleh Kepala Cabang PT Pelni Tanjung Priok, Masrul Khalimi.

Selain itu, Kepala Otoritas Tanjung Priok Capt Hermanta, Plt Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Hubla Capt Wisnu Handoko juga turut menyerahkan bantuan secara simbolis.

KM Camara Nusantara 3 dan Camara Nusantara 1 adalah Kapal Khusus Angkutan Ternak serba guna yang dilayani oleh Pelni.

Kapal ini memiliki kapasitas angkut ternak 500 ekor dan kapasitas ruang muat 150 ton. 

KM Camara Nusantara 3 dan Camara Nusantara 1  sendiri memiliki pelabuhan pangkal di Kupang dan melayani trayek dari Kupang - Tanjung Priok – Cirebon – Kupang – Cirebon – Bengkulu – Cirebon – Kupang.

Sementara dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya Jumat (5/10) akan diberangkatkan KM Logistik Nusantara (Lognus) 1 dengan tujuan  Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah. 

KM Lognus 1 merupakan kapal Tol Laut, untuk tanggap darurat, KM. Lognus 1 ikut berperan  mengangkut lebih dari 17 kontainer  bantuan dari  Polda Jatim, beberapa BUMN dan warga Surabaya dan sekitarnya.

Sebelumnya, kapal pengangkut bantaun kemanusiaan dari Jakarta telah berangkat dari Pelabuhan  Tanjung Priok langsung ke Palu telah dilayani 1 kapal dan sudah berangkat Kamis (4/10) pukul 16.00 WIB.

Ridwan melanjutkan penyediaan angkutan bantuan kemanusiaan  ini sebagai wujud "BUMN Hadir Untuk Negeri" dan kepedulian Pelni sebagai BUMN transportasi laut yang dapat mengantarkan bantuan kemanusiaan dalam kondisi darurat. Hal ini sesuai penugasan  dari Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.

Untuk pengiriman bantuan kemanusiaan dapat mengirim surat ditujukan kepada Direktur Usaha Angkutan Penumpang melalui email : humas@pelni.co.id.  Pelni162, juga melalui Kacab Tanjung Priok, Balikpapan,  Makasar, Pare-pare dan Kacab Surabaya.
 


Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar