Rumah dinas wali kota dijadikan museum

id rumah dinas ,wali kota,ternate,museum

Ilustrasi - Warisan Kedaton Ternate Pengawal sultan (Suseba) Din berada di ruang tengah tempat penyimpanan koleksi sejumlah barang pusaka di Kedaton (keraton) Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Minggu (28/12). (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Ternate, (ANTARA News) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan mengubah rumah dinas wali kota di kawasan Kalumata Puncak menjadi museum.

Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman di Ternate, Kamis, menjelaskan, rumah dinasnya akan dibuat sebagai museum yang merupakan pusat penelitian budaya timur-barat.

Keberadaan museum tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang cinta akan ilmu pengetahuan dan sejarah purbakala serta sebagai tempat menyimpan koleksi dan hasil penelitian budaya.

" Nantinya di dalam museum itu ada bermacam-macam hasil penelitian ," ujarnya.

Rencana pengalihan rumah dinas menjadi museum ini sudah dikoordinasikan bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.

"Itu tidak hanya dialihfungsikan saja, tetapi masuk dalam aset pemerintah. Ini sudah berapa kali didiskusikan, jika sudah dapat persetujuan namanya, berarti tahun depan, kita ada rencana siap meresmikannya," katanya.

Menurut Wali Kota, di dalam museum itu akan dilengkapi dengan perpustakaan, juga tempat pemutaran film empat dimensi, ruang membaca, ruang diskusi, dan ruang peninggalan purbakala yang berkaitan dengan Timur dan Barat.*

Baca juga: Objek wisata cengkih berumur 400 tahun makin diminati wisatawan

Baca juga: Hujan "panaskan" peringatan Haornas ke-35


 

Pewarta : Abdul Fatah
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar