Kapuas Hulu krisis ulama

id krisis ulama,ulama kapuas hulu,ulama indonesia

Arsip Foto. Santri belajar Alquran. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Putussibau, Kalimantan Barat (ANTARA News) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas Hulu H M Kusyairi mengatakan Kapuas Hulu sedang mengalami krisis ulama, tidak memiliki ulama lagi setelah meninggalnya Ustas H Ahmad AB beberapa tahun lalu.

"Satu-satunya ulama Kapuas Hulu itu sudah meninggal dan saat ini belum ada penganti Beliau," kata Kusyairi di Putussibau, Selasa (22/5).

Ia mengatakan bahwa sekarang Kapuas Hulu hanya memiliki sekitar 20 orang yang dianggap sebagai tokoh oleh masyarakat karena dianggap lebih tahu tentang agama dan menjadi tempat mereka bertanya mengenai agama.

"Kami sudah melakukan pendataan, yang ada hanya seseorang yang ditokohkan oleh masyarakat setempat, karena mengerti tentang agama," jelas Kusyairi.

"Persoalan ulama, saya rasa ini memang tugas kita, kedepannya harus ada ulama di Kapuas Hulu," ia menambahkan.

Ia mengatakan Kantor Kementerian Agama berencana mengirim sejumlah orang untuk mempelajari agama secara mendalam sehingga bisa menjadi ahli agama tempat warga menimba ilmu.

Untuk saat ini, ia melanjutkan, Kantor Kementerian Agama fokus memberdayakan para tokoh agama untuk membina keimanan dan ketakwaan warga.
 

Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar