Siloam lengkapi layanan UGD emergency kejang pada anak

id layanan ugd, rumah sakit

Ilustrasi--UGD. (ANTARANews / Arindra Meody)

Jakarta (ANTARA News) - Siloam Hospitals Purwakarta melengkapi layanan Unit Gawat Darurat dengan emergency pediatric (code P) yaitu penanganan cepat dan akurat untuk pasien kejang pada anak-anak.

Sebelumnya, layanan emergency stroke (code S) penanganan cepat pasien stroke dan emergency cardiac (code C) penanganan cepat pasien serangan jantung sudah tersedia di rumah sakit yang beralamat di Jalan Raya Sadang-Cikampek, Bungursari ini.

"Pelayanan tersebut berupa pemberian anti kejang, pemasangan jalur intra-vena dan pemeriksaan penunjang. Semua tindakan penanganan tersebut dilaksanakan dalam waktu kurang dari 10 menit sejak pasien dibawa ke UGD," kata Kepala Divisi Pelayanan Medis dan Penunjang Medis Siloam Hospitals Purwakarta, dr. Hermas Irawan dalam rilisnya, Kamis.

Dikatakan Hermas, pasien yang dikenakan emergency P diumumkan melalui paging, petugas dari departemen-departemen terkait dalam hal ini, laboratorium, radiologi, farmasi dan pendaftaran rawat inap, segera berkumpul di UGD.

"Setelah berkumpul tindakan medis segera dilakukan melalui layanan kepada pasien anak yang mengalami kejang," jelasnya.

Siloam pun membuka pelayanan Endoscopy. Menurut dr. Kurniawan Oki Pamungkas, SpBA, Endoscopy merupakan alat yang dipakai dalam teknik pemeriksaan dan atau pengobatan untuk penyakit atau kelainan pada organ-organ dalam tubuh, terutama saluran pencernaan.

"Alat endoscopy membantu sejumlah kasus pada anak yang mengalami, misalnya tertelan benda asing (nelan koin), pendarahan saluran cerna seperti muntah darah dan BAB darah, polip, kesulitan menelan dan kesulitan BAB dan penyakit saluran pencernaan lainnya," ungkap dokter spesialis bedah anak di Siloam itu kepada awak media.

Kurniawan menambahkan, dengan adanya alat tersebut, yang ditunjang dengan dokter spesialis bedah anak, diharapkan lebih banyak lagi kasus pada anak yang dapat tertangani dengan cepat dan akurat.


Pewarta : Tasrief Tarmizi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar