Distribusi, kendala vaksinasi COVID-19 di Indramayu-Jabar

id Vaksinasi COVID-19,indramayu,jabar,vaksin

Distribusi, kendala vaksinasi COVID-19 di Indramayu-Jabar

Petugas menurunkan kotak berisi vaksin COVID-19 Sinovac dari mobil saat tiba di gudang farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021). (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Indramayu, Jabar (ANTARA) - Juru Bicara Juru Bicara Vaksinasi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Wawan Ridwan menyatakan vaksinasi COVID-19 tahap dua di daerah itu hingga pertengahan Juni 2021 masih berkisar 15 persen dari target yang telah ditentukan, dikarenakan distribusi vaksin mengalami kendala.

"Kami di Kabupaten Indramayu sempat dua pekan tidak melakukan vaksinasi, karena vaksin tidak ada," katanya di Indramayu, Rabu.

Ia mengatakan vaksinasi tahap dua untuk pelayan publik dan orang lanjut usia (lansia) hingga pertengahan Juni 2021 baru mencakup 15 persen atau 40 ribu orang dari target 263 ribu.

Menurutnya 40 ribu orang tersebut telah melaksanakan vaksinasi secara lengkap yaitu dua dosis. Sedangkan untuk yang satu dosis sudah 90 ribu orang.

Ia menjelaskan vaksinasi di Kabupaten Indramayu, sangat bisa dibilang lambat, hal ini dikarenakan distribusi vaksin menjadi hambatan utama, di mana yang seharusnya per dua pekan sekali, tapi kenyataannya hingga tiga pekan, bahkan sempat tidak ada vaksin.

"Kadang sampai ke sini (Kabupaten Indramayu) tiga minggu, ini faktor distribusi," katanya.

Ia mengatakan untuk kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan tempat vaksinasi sangat siap, di mana Kabupaten Indramayu sendiri memiliki 49 puskesmas dan itu sangat cukup.

Akan tetapi kendala yang dialami oleh Pemkab Indramayu, yaitu distribusi dan ketersediaan vaksin serta alokasi vaksin yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan daerah lain.

"Alokasi vaksin kita sedikit, kalau dibandingkan dengan Kabupaten Cirebon yang jumlah penduduknya hampir sama saja bisa dua sampai tiga kali lipatnya," katanya.

Padahal antusias masyarakat untuk divaksin cukup tinggi, apalagi saat ini penyebaran COVID-19 di Kabupaten Indramayu sedang mengalami peningkatan, demikian Wawan Ridwan.

Baca juga: Kasus melonjak, Bupati Indramayu-Jabar minta PPKM mikro ditingkatkan

Baca juga: 90 persen ruang isolasi pasien COVID-19 di Indramayu terisi

Baca juga: 104 santri-pengasuh dua ponpes di Indramayu-Jabar positif COVID-19

Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar