Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 170 orang

id Pasien positif,Covid-19,Yogyakarta

Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 170 orang

Ilustrasi - Ruang pasien positif COVID-19 di salah satu rumah sakit. ANTARA.

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19, pada Senin ini, bertambah 170 orang sehingga total menjadi 37.150 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Senin, mengatakan berdasarkan wilayah domisili, 170 pasien positif itu terdiri atas 38 orang asal Kota Yogyakarta, 33 orang asal Kabupaten Bantul, 20 orang asal Gunung Kidul, 38 orang asal Kulon Progo, serta 41 orang asal Kabupaten Sleman.

Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, sebanyak 79 pasien hasil penelusuran (tracing) kontak kasus positif, 55 pasien periksa mandiri, satu kasus hasil skrining karyawan kesehatan, serta 35 orang belum ada keterangan.

Selain pasien positif, Berty juga menyatakan 168 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 31.667 orang.

Baca juga: Yogyakarta ingatkan perketat pelaksanaan prokes di Pasar Ramadhan

Baca juga: Yogyakarta hentikan bantuan makanan pasien isolasi mandiri

Jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 168 pasien sembuh itu terdiri atas 39 orang asal Kota Yogyakarta, 102 orang asal Kabupaten Bantul, 8 orang asal Gunung Kidul, 12 orang asal Kulon Progo, serta tujuh orang asal Kabupaten Sleman.

Selain itu, Berty juga mencatat jumlah kasus meninggal enam pasien sehingga total kasus meninggal di DIY menjadi 906 orang.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, total suspek COVID-19 di DIY, hingga Senin, tercatat 38.128 orang.

Dari jumlah tersebut, 37.150 orang terkonfirmasi positif, di mana 31.667 orang di antaranya sembuh dan 906 orang meninggal.*

Baca juga: 1.000 lebih pekerja film di DIY ikuti vaksinasi massal

Baca juga: RSPAU Hardjolukito berkomitmen maksimalkan penanganan pasien COVID-19


Pewarta : Luqman Hakim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar