Jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang melonjak

id Jumlah pasien COVID 19,Tanjungpinang melonjak

Jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang melonjak

Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Riau satu-satunya rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Pulau Bintan. (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang mencatat jumlah pasien COVID-19 di ibu kota Kepulauan Riau itu melonjak hingga 242 orang setelah bertambah 68 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan 66 dari 68 orang merupakan tenaga kesehatan dan keluarganya.

"Kami masih harus tes usap (swab) terhadap sekitar 500 orang, yang kontak erat dengan pasien positif COVID-19," ujarnya.

Rustam mengatakan dari 242 orang total pasien COVID-19, 59 orang di antaranya bergejala, sedangkan 183 orang tanpa gejala.

Baca juga: COVID-19 picu inflasi 0,12 persen di Kota Tanjungpinang pada Agustus

Baca juga: Tiga pasien COVID-19 di Tanjungpinang dirawat intensif


"Jumlah pasien COVID-19 yang bergejala bertambah enam orang sehingga menjadi 59 orang, sedangkan yang tanpa gejala bertambah 62 orang sehingga menjadi 183 orang," katanya.

Sementara berdasarkan riwayat pasien COVID-19, Rustam menjelaskan penambahan 68 orang disebabkan kontak erat pasien COVID-19 sehingga menjadi 165 orang.

Jumlah kasus penularan COVID-19 yang disebabkan dari daerah lain tetap 65 orang. Pasien yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 tetap 12 orang, tidak ada penambahan pada hari ini.

"Jumlah pasien yang sembuh 136 orang, tidak ada penambahan," ucapnya.

Rustam mengemukakan sebanyak 20 orang pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit, sementara yang menjalani karantina mandiri 69 orang, dan karantina terpadu 10 orang.

"Pasien yang meninggal dunia tujuh orang," katanya.*

Baca juga: Dinkes Tanjungpinang: Kasus COVID-19 mulai landai

Baca juga: Puluhan pasien COVID-19 di Tanjungpinang dinyatakan sembuh

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar