Himpunan Kerukunan Jawa-Madura diajak cegah COVID-19 di Papua

id HKJM Papua, Kasdam XVII Cenderawasih ajak HKJM ikut cegah COVID-19,bersama melawan Covid-19, bersatu melawan Covid-19, cegah Corona

Pengurus HKJM Papua memberikan plakat HKJM kepada Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi di Makodam XVII/Cenderawasih.(ANTARA Papua/HO-Pendam XVII/Cenderawasih)

Jayapura (ANTARA) - Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi mengajak organisasi paguyuban Himpunan Kerukunan Jawa-Madura (HKJM) ikut membantu pemerintah dalam mencegah penularan pandemi virus corona (COVID-19).

Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, menjelaskan jajaran TNI bersama Polda Papua sudah siap mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Papua berkaitan dengan penanganan serta pencegahan COVID-19 di Provinsi Papua,

“Intinya kami dari TNI khususnya Kodam XVII/Cenderawasih sudah siap membackup penuh kebijakan pemerintah untuk mengatasi penyebaran pandemi virus corona,” kata Kasdam usai melakukan audensi dengan pengurus HKJM Papua terkait pandemi COVID-19 di Provinsi Papua berlangsung di ruang Cycloop Makodam XVII/Cenderawasih.

Baca juga: Bertambah satu, positif COVID-19 Kabupaten Jayapura naik 73 orang

Ketua HKJM H Sarminanto mengatakan masyarakat Jawa dan Madura yang tinggal di Provinsi Papua berharap dalam pelaksanaan pengawasan, pihak keamanan tidak memberikan kesan kekerasan terhadap masyarakat yang melanggar aturan jam aktivitas.

Ia juga meminta TNI melalui Babinsa agar selalu hadir di setiap kampung dalam hal Kamtibmas.

Merespon permintaan Ketua HKJM, Kasdam Cenderawasih menyatakan TNI dalam hal ini akan tetap melakukan pendekatan secara kekeluargaan kepada masyarakat.

Sebagaimana yang sudah diperintahkan oleh pimpinan TNI yang meminta agar tidak boleh ada tindakan kekerasan terhadap masyarakat terkait pelanggaran aturan jam aktivitas.

Baca juga: Kota Jayapura duduki peringkat tertinggi kasus positif COVID-19 Papua

“Instruksi langsung dari Kasad, dalam penanganan COVID-19 seluruh prajurit TNI harus humanis, Jika ada masyarakat yang tidak gunakan masker, sanksinya adalah peringatan dan diberikan masker, dan ini sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat untuk bersama-sama mendukung pencegahan Covid-19,” ucap Brigjen Bambang Trisnohadi.

Terkait dengan personil Babinsa, Kasdam menyebut, TNI sudah memproyeksikan penempatan tiga personel di setiap kampung, dimana Kodam XVII/Cenderawasih sudah mulai melakukan rekrutmen calon anggota TNI sebanyak mungkin.

"Terutama putra daerah untuk ditempatkan sebagai Babinsa di seluruh wilayah di Papua," ungkapnya.

Baca juga: Kapolda Papua merasa prihatin anggotanya ditabrak saat kawal PSDD

Pewarta : Muhsidin
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar