Bertambah sembilan, positif COVID-19 di Sultra menjadi 211 orang

id Corona,sultra,positif,covid-19,Baubau

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sultra dr La Ode Rabiul Awal. (FOTO ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Juru Bicara (jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulawesi Utara dr La Ode Rabiul Awal mengumumkan adanya sembilan kasus baru terkonfirmasi positif virus corona daerah itu, yang berasal dari Kota Kendari, Kota Baubau, Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara dan Kabupaten Muna sehingga jumlah total menjadi  211 orang dari sebelumnya 202 orang.

"Perkembangan kasus di Sultra hingga Jumat, 22 Mei 2020 terjadi penambahan sembilan kasus baru, masing-masing satu dari Kota Kendari, Kota Baubau dan Kabupaten Kolaka, sementara masing-masing tiga orang dari Kabupaten Kolaka Utara dan Kabupaten Muna," katanya di Posko Gugus Tugas COVID-19 Sultra di Kendari, Jumat malam.

La Ode Rabiul Awal yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini menjelaskan riwayat kesembilan kasus baru tersebut di antaranya untuk kasus Kota Kendari merupakan kontak erat kasus sebelumnya, yakni kasus 118, kasus Kota Baubau merupakan sporadis yang ditemukan dari pemeriksaan rapid test (tes cepat) COVID-19 dan ditindaklanjuti dengan hasil konfirmasi positif COVID-19.

Selanjutnya, kasus Kolaka merupakan klaster Sukabumi, Jawa Barat. Kemudian tiga kasus Kolaka Utara merupakan kasus dari Gowa serta kasus dari Muna, yang merupakan kasus dari Magetan dan Gowa .Mereka melaksanakan kegiatan di daerah Muna sebelumnya.
Data kasus COVID-19 di Sulawesi Tenggara hingga Jumat 22 Mei 2020 pukul 17.00 WITA. (FOTO ANTARA/HO-Gugus Tugas COVID-19 Sultra)


Sementara itu, untuk kasus sembuh juga terjadi penambahan kasus sebanyak lima orang sehingga total kasus sembuh menjadi 30 orang. Sedangkan kasus meninggal tidak ada penambahan, yakni tetap empat orang.

"Kasus sembuh baru, satu di Kota Kendari, dua orang dari Kota Baubau, dan masing-masing satu orang dari Kabupaten Bombana dan Kabupaten Kolaka Utara," kata dokter yang akrab disapa Wayonk itu.

Hingga saat ini, kata dia, jumlah pasien yang masih menjalani karantina atau perawatan isolasi sebanyak 177 orang.

"Kepada seluruh masyarakat kami imbau untuk tetap menjaga diri sendiri, menjaga keluarga, menjaga sahabat dan menjaga satu sama lain dengan mengikuti protokol kesehatan," katanya.

Adapun data 211 kasus positif virus corona di Sultra tersebar di 12 kabupaten/kota antara lain Kabupaten Bombana 67 kasus, Kendari 60 orang, Buton Tengah 18 orang, Muna 16, Kolaka Utara 11, Kolaka Timur 10 orang, Konawe tujuh orang, Wakatobi tujuh orang, Konawe Selatan tujuh orang, Baubau enam orang, Kolaka dua orang, Muna Barat seorang, dan dari Sulawesi Tengah satu orang, demikian La Ode Rabiul Awal.

Baca juga: Muna Barat catat kasus baru, pasien COVID-19 di Sultra jadi 191 orang

Baca juga: Tangani COVID-19, Wali Kota Baubau serahkan APD ke seluruh puskesmas

Baca juga: Di Sultra, seorang positif dan bayi PDP COVID-19 meninggal dunia

Baca juga: Gubernur Sultra keluarkan seruan pengunaan masker kain, cegah corona

 

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar