Anggota DPRD Sulteng positif corona mengaku dalam kondisi baik

id Virus Corona,anggota DPRD sulteng positif,positif Covid-19,positif corona,elisa bunga allo,elisa bunga

Tangkapan layar video Anggota DPRD Sulteng, Elisa Bunga Allo yang terinfeksi virus corona menyampaikan dalam kondisi baik melalui ruang isolasi RSUD Undata Kota Palu. (ANTARA/Muhammad Arsyandi)

Palu (ANTARA) - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah, Elisa Bunga Allo yang dinyataka positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 mengaku dalam kondisi baik.

Keterangan itu ia sampaikan dari ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Kota Palu dalam bentuk video singkat yang disebar pihak keluarga, Minggu (29/3) malam.

"Saya Elisa Bunga Allo yang dinyatakan positif corona, setelah dirawat di Undata dalam keadaan baik-baik saja," katanya dalam video singkat yang didapat Antara di Palu, Senin.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada anggota keluarga dan teman-teman yang memberikan dukungan kepada anggota DPRD Sulteng Fraksi PDIP itu agar sanggup melawan virus tersebut.

Sehingga sampai detik ini ia masih tetap tabah dan kuat menjalani perawatan agar bisa sembuh.

"Tetap berdoa kepada Allah SWT agar bisa segera pulih dan sembuh. Semula saya diisolasi di rumah tapi sekarang sudah di RSUD Undata," ujarnya.

Elisa mengaku sudah menjalani isolasi lebih dari 10 hari.

Hingga saat ini dua warga Sulteng positif terinfeksi COVID-19. keduanya tinggal di Kota Palu dan diisolasi di RSUD Undata.

Pasien positif pertama yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu diumumkan oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola pada Kamis 26 Maret.

Sementara pasien positif COVID-19 ke dua diumumkan pada Sabtu 28 Maret. Keduanya dinyatakan positif COVID-19 setelah bepergian ke Jakarta.
Baca juga: Gubernur diminta Ketua DPRD segera tutup pintu keluar masuk Sulteng
Baca juga: DKI tunda operasi pasar murah antisipasi COVID-19
DPRD Sulteng

Baca juga: Kondisi Menhub Budi Karya membaik, sudah lepas ventilator


Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar