Kemristekdikti: 10-20 lembaga litbang jadi pusat unggulan iptek

id Kemal prihatman,Pui

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemal PrihatmanĀ (kiri) berbicara kepada wartawan di sela-sela acara Persiapan Pameran Indonesia Innovation Day 2019 di Eropa: Pembekalan Kapasitas Hilirisasi Produk Unggulan 2019, Jakarta, Rabu (13/01/2019). (ANTARA News/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) memperkirakan 10-20 lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) menjadi pusat unggulan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) pada 2019.

"Sampai akhir tahun, kita minimal 10-20 yang prospektif yang kita dampingi dulu jadi PUI (Pusat Unggulan Iptek)," kata Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemristekdikti Kemal Prihatman kepada ANTARA di Gedung Ristekdikti, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan dari ratusan proposal yang masuk untuk mengajukan menjadi PUI, 40 yang akan diseleksi. Diperkirakan dari 40 itu, setidaknya 10-20 lembaga litbang yang akan menjadi PUI dan diumumkan pada Desember 2019.

Setelah ditetapkan menjadi PUI, kata dia, maka akan dilakukan pembinaan, antara lain terhadap "input", sumber daya, kegiatan riset, diseminasi hasil riset, dan menjalan kerja sama.

PUI akan dituntut untuk melakukan diseminasi hasil riset ke industri dan masyarakat. Keberadaan PUI diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang dibutuhkan serta memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha kecil dan menengah yang dapat dibina oleh PUI yang memanfaatkan hasil produk iptek PUI.

Baca juga: Kemristekdikti memotivasi produk PUI tembus pasar internasional

Hasil produk PUI harus dihilirisasi dan digunakan masyarakat dan industri sehingga semakin luas kontribusi PUI bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan bangsa.

Hasil riset itu dapat di bidang kesehatan, pangan, pertanian, material maju dan energi.
Hingga saat ini, 137 PUI telah dibentuk. Dari 137 PUI tersebut, 81 PUI bersifat matang (mature).

Indikator mature antara lain harus menghasilkan publikasi, baik internasional maupun nasional, dalam jumlah tertentu, menghasilkan setidaknya produk iptek dan inovasi yang sudah dihilirisasi ke pengguna, termasuk ke masyarakat dan industri, bisa menggandeng atau bekerja sama dengan industri untuk pemanfaatan produk hasil riset, diseminasi produk yang luas.

Baca juga: Indonesia Innovation Day perkuat daya tawar di kancah global
Baca juga: Kemristekdikti: PUI ibarat dokter iptek untuk UKM dan industri

Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar