Kemenhub susun penguatan kelembagaan penjagaan laut dan pantai

id Kemenhub,Penjagaan Laut an Pantai,KPLP,Sea and Coast Guard

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Kemenhub Ahmad (tengah). ANTARA/Ahmad Wijaya.

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menyusun penguatan Kelembagaan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (Sea and Coast Guard Base) di lima lokasi yang tersebar di penjuru Indonesia.

Usulan penguatan kelembagaan Sea and Coast Guard Base tersebut dituangkan dalam naskah akademik usulan revisi KM Nomor 65 tahun 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai.

“Memasuki tahun yang ke-11 dan proses panjang terkait usulan pembentukan kelembagaan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) melalui rencana Peraturan Pemerintah tentang PLP yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran tentunya memerlukan dukungan semua pihak agar proses ini berjalan lancar dan selesai sesuai rencana,” kata Direktur Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Adapun rencana Peraturan Pemerintah tentang Organisasi dan Tata Kerja PLP telah melalui pembahasan demi pembahasan baik bersifat internal kementerian maupun antarkementerian.

Kegiatan penyusunan naskah akademik usulan revisi KM 65 Tahun 2002 dihadiri dari beberapa nara sumber dan pembahas serta turut hadir dari lima Kepala Pangkalan PLP se-Indonesia antara lain Pangkalan PLP Tanjung Priok, Pangkalan Surabaya, Pangkalan Tanjung Uban, Pangkalan Bitung dan Pangkalan Tual.

Dalam kesempatan ini pula Direktur KPLP berharap peran aktif semua peserta yang hadir dapat memberi saran dan masukan untuk kemajuan organisasi di Ditjen Hubla serta penyusunan naskah akademik usulan revisi KM. 65 tahun 2002 tentang organisasi dan tata kerja Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai.

Baca juga: Lima pangkalan PLP siap jaga pelayaran

Baca juga: Polres Sukabumi perketat penjagaan pantai selatan

 


Pewarta : Juwita Trisna Rahayu
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar