Peserta SMN menilai Jembatan Youtefa bisa menarik wisman

id Peserta SMN menilai Jembatan Youtefa bisa menarik wisman, Papua, SMn 2019, Sulsel, Sidrap, Gowa

Sri Wahyuni (kiri) dan Abdul Fadhil (kanan) berpose bersama di Jembatan Youtefa, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (17/8) (ANTARA News Papua / Alfian Rumagit)

Jayapura (ANTARA) - Abdul Fadhil S asal SMAN 1 Sidrap Kabupaten Sidrap, peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 asal Sulawesi Selatan (Sulsel) menilai Jembatan Youtefa yang dalam tahap penyelesaian bisa menarik wisatawan manca negara (wisman) untuk datang berkunjung ke Kota Jayapura, Papua.

"Jembatan ini sangat menarik dan unik menurut saya, karena terletak diantara teluk," katanya disela-sela meninjau Jembatan Youtefa atau Holtekam usai ikuti upacara HUT ke-74 RI dan jalan santai di pusat Kota Jayapura, Sabtu.

Menurut dia, arsitekturnya cukup menarik dengan lebar jembatan yang luas dan jalannya yang panjang, sehingga wajar saja jika banyak yang ingin datang untuk berswafoto ataupun sekedar melepas lelah melihat keindahan Teluk Youtefa.

"Bagus dan indah jembatan ini. Intinya jembatan ini sangat menarik bagi wisman yang ingin datang ke Kota Jayapura," kata Abdul.

Baca juga: Peserta SMN ikuti upacara peringatan Kemerdekaan RI di Mentok

Senada itu, rekannya Sri Wahyuni dari SMAN 3 Gowa, Kabupaten Gowa berpendapat bahwa jembatan tersebut akan memberikan pendapat asli daerah (PAD) bagi warga Kota Jayapura dan Papua pada umumnya.

Apalagi, lanjut siswi berhijab ini, Jembatan Youtefa menghubungkan Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan dengan Kampung Holtekam Distrik Muara Tami yang juga ke Skouw perbatasan RI-PNG.

"Jembatan ini bisa menjadi pendukung geliat ekonomi warga kota dan perbatasan RI-PNG. Tentunya jembatan ini harus dijaga dan dipelihara karena bisa mendatangkan banyak manfaat untuk peningkatan kesejahteraan," katanya.

Sebelumnya, peserta SMN 2019 asal Sulsel, ikuti upacara HUT ke 74 Kemerdekaan RI bersama karyawan BRI Jayapura dengan menggunakan pakaian sekolah putih abu-abu, lalu mengikuti jalan sehat menelusuri Kota Jayapura, ibu kota Provinsi Papua.

Setelah meninjau dan mengunjungi jembatan fenomenal Kota Jayapura, para peserta dijadwalkan akan ke Distrik Abepura tepatnya ke Museum Antropologi yang dikelola oleh Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura.

Kemudian pada malam harinya, sebelumn dilanjutkan dengan perkenalan dan pelatihan kebudayaan Papua, para peserta SMN 2019 asal Sulsel akan bertatap muka dengan Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano.

Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) merupakan momentum pertukaran pelajar antarprovinsi yang difasilitasi oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN).

Tahun ini di Provinsi Papua, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) ditunjuk oleh Kementerian BUMN sebagai BUMN PIC (koordinator) program SMN.

Siswa-siswi peserta SMN dari Papua dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan, dan peserta SMN Sulawesi Selatan ke Jayapura, Provinsi Papua. Kegiatan SMN 2019 akan berlangsung hingga 23 Agustus mendatang.

Baca juga: Siswa Kalsel dan Sumbar bertukar pengalaman di SMN

Baca juga: Siswa Sumbar peserta SMN penasaran dengan pasar terapung

Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar