Peserta SMN 2019 Sulsel akan kunjungi Tugu Mac Arthur

id SMN 2019 asal Sulsel dijadwalkan ke Tugu Mc Arthur,BRI, Papua

Pemimpin Cabang BRI Jayapura Hendry Manalu (ANTARA News Papua / Alfian Rumagit)

Jayapura (ANTARA) - Peserta Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dijadwalkan  berkunjung ke sejumlah lokasi, baik di Kota maupun Kabupaten Jayapura, Papua, di antaranya Tugu Mac Arthur.

Pemimpin Cabang BRI Jayapura Hendry Manalu di Jayapura, Kamis, mengemukakan jadwal kegiatan SMN 2019 telah disusun secara detail dengan harapan mereka bisa mengenal budaya di Papua pada umumnya.

"Jadi jadwalnya sangat detail dan akan mengunjungi situs bersejarah di Tugu Mac Arthur yang akan dikaitkan dengan kegiatan bela negara selama sehari di Rindam XVII/Cenderawasih yang berlokasi di Ifar Gunung, Kabupaten Jayapura," kata dia.

Selain itu, ungkap Hendry, rombongan SMN asal Sulsel akan dibawa ke Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura guna melihat lebih dekat perbatasan Republik Indonesia(RI) dengan Papua Nugini.

Di perbatasan, rombongan SMN akan melihat situasi dan kondisi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw yang diresmikan oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu serta melihat proses jual beli berbagai barang kebutuhan antarwarga kedua negara.

"Mereka juga akan melihat mitra binaan BRI atau UMKM di Sentani dan ke beberapa sekolah di antaranya SMAN 3 dan SMAN 5 Jayapura, berkunjung ke Kantor Wali Kota Jayapura, dan kantor gubernur," katanya.

Selama melakukan kunjungan, lanjut dia, rombongan SMN akan diberikan pernak-pernik atau suvenir khas Papua.

"Mereka akan pakai ikat kepala atau noken selama berkunjung di Kota dan Kabupaten Jayapura, termasuk akan 'office tour' ke Kanwil dan Kantor Cabang BRI Jayapura," katanya.

Hendry juga menyatakan bahwa para peserta SMN 2019 asal Makassar, Sulawesi Selatan akan diberikan uang saku selama di Kota Jayapura.

Baca juga: Rombongan SMN asal Sulsel tiba di Jayapura
Baca juga: 27 siswa terbaik Sulsel akan ikuti SMN 2019

Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar